Sekali Lagi, Juwangi

Juwangi, sebuah nama kecamatan di ujung utara Boyolali. Beberapa minggu silam saya menyambangi Juwangi untuk sebuah acara kantor. Tak tanggung-tanggung, seminggu 2 kali saya kesana sehingga total sudah 3 kali saya ke Juwangi.

Tak seperti kali pertama ke Juwangi, kali ini kami tak melalui Sruwen-Karanggede-Wonosegoro melainkan lewat jalan lain. Hari pertama lewat Kaliwungu-Simo-Klego-Kemusu dan hari kedua lewat Bangak-Sambi-Simo-Klego-Kemusu.

Di hari pertama kami alpa lupa membawa laptop. Terpaksa menunggu ob kantor mengirim laptop sementara kami menunggu di Pager, Kaliwungu. Kaliwungu sebenarnya merupakan wilayah paling selatan Kabupaten Semarang, namun justru merupakan tetangga terdekat kota Boyolali.

1617464993679

1617464993675 1617464993670

Hari kedua tak ada masalah. Kami menikmati indahnya permadani hijau membentang hingga Sambi, lewat terowongan di kolong jalan tol Solo-Semarang. Lurus ke Simo hingga Klego. 

1617466634014

1617466634009 1617466634003

1615089188947 1617466633991

Dari Klego belok kanan ke arah Kemusu. Kali ini Tuhan berbaik hati menunjukkan pesona Boyolali utara: Waduk Kedung Ombo dengan langit yang cerah. Waduk ini membentang di tiga kabupaten: Boyolali, Grobogan dan Sragen. Saat pembangunannya, ribuan KK terpaksa pergi keluar pulau menjadi transmigran.

1617466633872

1617466633985

Jalan sunyi dikepung hutan jati yang sunyi mengingatkan pada suasana perjalanan naik travel di Jambi. Sunyi tak ada rumah penduduk, hanya deru mobil di tengah rimbunnya hutan. Saya juga teringat perjalanan menuju kampung  bapak mertua di Kedung Jati.

1617466633973

Rel kereta api stasiun Telawa menjadi penanda masuk ke pusat kota Juwangi. Beberapa ruko tua dari kayu mengingatkan saya pada ruko kayu di kota tua di Sumatera.

1617464993638

Hari pasaran Wage, pasar Juwangi ramai dengan pedagang terutama pisang. Pisang dari berbagai daerah diperjualbelikan di Juwangi setiap hari pasaran. Segala jenis pisang dijual. Umumnya dijual per tandan.

1617466633953 1617466633937

Kami menghentikan kendaraan di kantor camat Juwangi. Pendopo kantor camat rupanya sudah ada zaman Belanda. Waktu kami melaksanakan ibadah salat Zuhur di mushola belakang kantor camat, saya menjumpai patok PT KAI dan bekas pagar dari rel masih tertancap di bilik tempat berwudlu.

1617464993646 1617464993626

Siang hari usah kunjungan ke Juwangi, seorang rekan mengajak kami singgah dulu di Koperasi Karyawan Perhutani Telawa tak jauh dari stasiun Telawa untuk membeli oleh-oleh. Bukan makanan, cenderamata atau sejenisnya melainkan minyak kayu putih dan madu murni produksi Perhutani.

Satu botol minyak kayu putih ukuran besar dijual Rp 85.000,-. Ukuran sedang dan kecil dijual masing-masing seharga Rp 32.500,- dan Rp 17.500,-. Sedangkan madu botol besar (seukuran sirup) dijual Rp 100.000,- dan ukuran sedang (botol air mineral) Rp 45.000,-

1617464993621

Di sebelah kopkar terdapat Happy Land, bukan wahana wisata melainkan kompleks ruko yang dibangun Perhutani. Sepertinya baru dibangun dan belum terjual. Di depan Happy Land saya lihat deretan rumah dinas pegawai Perhutani. Nampak lengang tak bertuan.

1617464993617 1617464993613

Sepulang membeli oleh-oleh kami kembali melewati stasiun Telawa. Berharap suatu saat ada kesempatan dapat mengeksplorasi stasiun kecil yang tampak kusam ini.

1617466633907

Sebelum pulang ke Boyolali, atas rekomendasi pegawai kantor camat kami mengisi perut di sebuah rumah makan nasi rames  tidak jauh dari BRI Juwangi. Namanya Warung Gaul. Seorang gadis berkulit langsat tampak cekatan dan riang menanyakan kami mau makan apa. Ada asem-asem daging, semur jengkol, sayur lodeh, garang asem dan lain-lain.

Saya tertarik mencicipi semur jengkol dan garang asem ayam kampung. Mungkin karena perbatasan dengan Grobogan, garang asem di Juwangi terasa lebih pedas dan santannya lebih cair.

1617466633882


5 respons untuk ‘Sekali Lagi, Juwangi

  1. boyolali selalu terkenang di hati
    saya suka suasananya yang asri
    makanannya pun enak enak dan murah
    semoga bisa mendatangi juwangi di suatu saat nanti

Blogger yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s