Kopdar 2015

Tahun 2015 segera berganti dengan 2016. Ada beberapa cerita perjalanan yang belum saya tulis. Namun, selain kisah perjalanan, kisah pertemuan dengan teman-teman blogger atau traveler pun meninggalkan kesan sendiri. Tak hanya itu, dengan kopdar, saya merasa bertemu saudara di dunia nyata; jika dibandingkan dengan hanya bercuap-cuap di dunia maya. Backpacker Dunia Saya join grup Backpacker Dunia (BD)…

sumuTrip (7) : Kuala Namu Mengemas Sejarah

TULISAN TERAKHIR DARI SERI SUMUT TRIP Dari Museum Negeri Sumatera Utara, tujuan saya berikutnya adalah Stasiun Medan. Saya akan menuju bandara Kuala Namu menumpang kereta Railink ARS. Di Medan, stasiun juga diartikan sebagai loket travel atau terminal. Untuk sampai di Stasiun Medan, saya harus menyebutkan kata stasiun kereta api kepada betor agar dia paham maksud…

sumuTrip (6) : Postcards from North Sumatra

Hujan baru saja berakhir. Hari terakhir di Medan, saya sempatkan berkunjung ke tiga lokasi wisata di kota ini. Istana Maimun, Masjid Raya Al Mashun dan Museum Negeri Sumatera Utara. Ketiga tempat ini lokasinya berdekatan sehingga bisa dicapai dengan betor. —– Masjid Raya Al Mashun; dibangun oleh Sultan Deli Makmun Al Rasyid pada tahun 1906 —–…

sumuTrip (5) : Museum Djamin Gintings

NB : Cerita berikut merupakan kelanjutan dari beberapa trip sebelumnya. Tanpa trip ini, cerita perjalanan saya hanya akan menjadi “Medan Trip” bukan Sumut Trip”. ——– gedung Museum Mahaputera Utama Letjen Djamin Gintings  ——– Adalah 3 Nafas Likas, sebuah film yang dibintangi Atiqah Hasiholan sebagai Likas beru Tarigan dan Djamin Gintings yang diperankan oleh Vino G. Bastian;…

sumuTrip (4) : Masjid Tjong A Fie + Kopdar CS Medan

Tjong A Fie, sang Mayor di Tanah Deli sepertinya masih sangat menarik untuk dibicarakan. Terutama karena jejak kedermawanannya masih berdiri kokoh di penjuru kota Medan. Rumah ibadah, kantor pemerintah dan fasilitas umum lainnya di Medan. Safril, kawan asal Jakarta yang baru saya kenal mengajak saya beribadah Jumat di masjid raya Medan. Ini kali pertamanya datang…

sumuTrip (3) : Nasi Biryani Little India

Medan, metropolitan di utara Sumatera sejatinya adalah tanah asli Melayu Deli. Namun, sejak adanya ekspansi masif lahan perkebunan oleh Belanda pada awal abad ke-20, berbondong-bondong datang berbagai kaum dari pelosok Sumatera Timur dan Tapanuli ke Medan. Untuk mengisi posisi buruh kasar di perkebunan tembakau Deli, didatangkan juga penduduk migran dari tanah Jawa. Selain itu emas…