Pelataran See Hien Kiong [Baru]

Hari terakhir saya di Padang dan masih ada waktu beberapa jam sembari menunggu travel pulang ke Muara Bungo.¬†Saya dan Daniel, kawan yang saya kenal dari komunitas CouchSurfing Padang baru saja menyelesaikan sarapan. “Ke Pondok yuk, liat kelenteng.” ajak saya ke Daniel. Perayaan Imlek bahkan Cap Go Meh telah berakhir, tetapi mungkin saja ada yang masih…

Pengalaman Naik Wings Air Muara Bungo – Jambi

Zaman dahulu satu-satunya transportasi dari Muara Bungo ke Jambi adalah travel dengan durasi enam jam. Sudah lama, jalannya rusak, banyak kelokan. Satu-satunya yang bikin saya agak menikmati jalan adalah panorama Batanghari, sungai terpanjang di Sumatera yang tampak di antara Muara Tembesi hingga Muara Tebo. Sejak ada penerbangan ke Jambi, Muara Bungo ke Jambi terasa sangat…

Museum Juang Bungo-Tebo

Menguak sejarah lokal sedikit banyak ibarat menyusun kepingan puzle yang terkadang tak tentu rimbanya hingga membuat rasa penasaran karena tak kunjung mendapat jawaban. Pun saat saya mencoba mencari jejak sejarah masa lalu Muara Bungo. Tersebutlah Taman Pusparagam atau lapangan Semagor, alun-alun kota Muara Bungo. Saya sebut alun-alun karena terdapat sepasang beringin seperti alun-alun di Jawa….

Taman-taman (Bukan Tematik) di Bangko

Kata Ridwan Kamil, kota yang berbahagia adalah kota yang punya banyak taman, bukan kota yang disesaki dengan banyak mall. Semakin banyak masyarakat yang pergi ke taman dan saling berinteraksi, semakin bahagia warganya. Bangko, kota yang saya tinggali selama tahun 2012-2018 memang punya banyak taman. Namun, bukanlah taman tematik sebagaimana di Bandung atau Jakarta. Sayangnya bukan…

Masjid Kauman Salatiga, Jejak Laskar Diponegoro

Menyebut nama Salatiga pikiran terbawa ke suasana kota kecil dengan deretan bangunan bernuansa kolonial tempo doeloe. Berada¬† di bawah lindungan gunung Merbabu menjadikan Salatiga berudara sejuk. Karenanya, banyak pegawai Belanda yang menjadikan kota ini tempat peristirahatan setelah pensiun atau sekedar tempat berlibur di akhir pekan. Rumah-rumah lawas bercat putih menjadikan jalan Diponegoro di jantung Salatiga…

Monumen Jong Sumatranen Bond, Saksi Gerakan Pemuda Sumatera

Gerakan Sumpah Pemuda tercetus di Jakarta pada 28 Oktober 1928. Sebuah momen herois dimana pemuda-pemudI dari berbagai organisasi kedaerahan berkumpul dan bersatu atas nama satu bangsa: Indonesia. Diperingati secara rutin setiap tahun baik dengan upacara bendera atau kalau di kantor saya dengan memakai pakaian daerah warna-warni. Salah satu organisasi penyokong Sumpah Pemuda adalah Jong Sumatranen…