Kopdar 2015

Tahun 2015 segera berganti dengan 2016. Ada beberapa cerita perjalanan yang belum saya tulis. Namun, selain kisah perjalanan, kisah pertemuan dengan teman-teman blogger atau traveler pun meninggalkan kesan sendiri. Tak hanya itu, dengan kopdar, saya merasa bertemu saudara di dunia nyata; jika dibandingkan dengan hanya bercuap-cuap di dunia maya.

Backpacker Dunia

Saya join grup Backpacker Dunia (BD) sejak kuliah di Bintaro. Banyak ilmu yang saya peroleh dari sini. Pernah mengikuti sharing BD di Pondok Penus, Jakarta. Setelah pindah tugas ke Jambi, saya sudah tidak aktif mengikuti BD di dunia maya. Di Jambi, beruntung saya bisa bertemu lagi dengan teman-teman BD. Mereka sebagian besar tinggal di Kota Jambi.

Kopdar perdana BD Jambi berlangsung bulan Februari di rumah kak Elly. Dari puluhan member, hanya segelintir orang yang bisa datang. 

Ian, kak Elly, kak Vera, saya dan mas Heri. Foto dipinjam dari Grup FB BD Jambi

Kopdar kedua diadakan saat bulan puasa sekaligus buka bersama. Alhamdulillah makin banyak yang datang. Setelah Lebaran, kami mengadakan kopdar lagi sekaligus merupakan kopdar paling ramai. Yayan dari Palembang menjadi bintang tamu dan membawakan materi tentang India utara. Selain BD, kami menggandeng teman-teman CouchSurfing Jambi dan beberapa teman yang potensial untuk diajak gabung hehe.

Kopdar ketiga BD dan CS Jambi di Radja Foodcourt, Telanaipura

DSC00125

mas Fafa di Kopi Oey Blok M

CouchSurfing

Sebelum mengikuti BD, saya terlebih dulu aktif di CouchSurfing (CS). Tahun awal mendaftar, saya lebih sering memakai CS untuk surfing ketimbang hosting. Pengalaman menjadi host saya rasakan ketika tinggal di Kerinci. Banyak CS’er yang singgah di rumah untuk selanjutnya meneruskan perjalanan ke Gunung Kerinci. Di tahun ini, salah seorang host terbaik saya bang Olli (Winaldhi Rolinggo) meninggal karena sakit. Rest in Peace, bang Ollie..

Tahun ini tiga kali rumah saya kedatangan CS’er. Pertama Tim dan Dani dari Selandia Baru, Wojtek dari Polandia dan Andreas (Ias) dari Bandung. Rencananya, akan singgah juga Jason Mitchell di Bangko. Namun, kami akhirnya bertemu di Jambi.

Tim berdarah Belanda sedangkan Dani berdarah Argentina. Mereka bertemu di Selandia Baru dan menikah di sana. Mereka tinggal beberapa hari di rumah sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Kerinci. Wojtek merupakan mahasiswa eks student exchange Indonesia-Polandia. Dia berencana keliling Sumatra sebelum pulang ke Polandia. Di Indonesia dia tinggal di Semarang. Terakhir ada Ias yang singgah semalam di Bangko dalam rangka tur keliling Sumatera.

DSC01502 Saya, Mahdi, Tim dan Dani, Mama Nia dan Nia

DSC01568 Mahdi, Wojtek, Nia dan saya

Di Medan, saya bertemu dengan Eva dan kawan-kawan di Balaikota Medan yang sekarang sudah dikelola oleh hotel Aston Medan.

Postcrossing

Berbeda dengan komunitas traveling, postcrossing merupakan klub filateli dimana para member akan berkirim kartu pos dan perangko. Meski sudah jarang bertukar kartu pos, saya masih menjalin komunikasi dengan beberapa teman di klub ini. Saya sempat bertemu dengan mbak Rini di Jakarta dan mbak Candy di Cirebon.

DSC00134 bersama mbak Rini di Bebek Kuningan, Jakarta Selatan

Menutup postingan ini, ijinkan saya mengucapkan ribuan terimakasih untuk kawan-kawan yang telah mewarnai perjalanan dan kehidupan di tahun 2015. Termasuk di antaranya : Safril, Padli, Poppy, Ishomil, Herlambang dan lain-lian. Buat yang mau kopdaran, mau singgah di Bangko, sok mangga, dipersilahkan dengan senang hati. Songsong 2016 dengan optimisme dan semangat baru!

 foto by Omnduut

DSC02518 bareng Kokoh di Rm Sinar Baru, MedanIMG_4876

bareng blogger keceh : Lostpacker (foto oleh Gita Wiryawan)DSC04155

travel blogger Jakarta, Magnum Cafe

Iklan

14 comments

  1. Selamat tahun baru Mr. Djangki, semoga resolusi tahun ini tercapai semua ya. Amiin…

    Wah, senang banget ya punya jaringan yg luas. Enggak kaya saya bagai katak dalam tempurung. Lingkungan saya cuma di situ, situ aja. Gak pernah ke mana2, dan enggak terlalu banyak kenalan. Saya baru bergabung grup BD beberapa bulan lalu. Kita backpacking ke Jepang, yuk? Rencananya sih menjelang akhir tahun nanti, lumayan bisa nabung dulu dari sekarang. Hehe… 😆

  2. Mas, infoin komunitas yang digabungin dong :haha, kayaknya saya miskin komunitas nih :hehe. Japri-japri ya. Saya setuju dengan Om Nduut, Mas Isna ini memang orangnya paling easy going dan paling semangat buat ketemuan :hehe, jadi temannya banyak. Saya agak susah ketemu dengan orang baru dan gabung komunitas *curhat*, mohon bantuannya… :haha.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s