Turnamen Foto Perjalanan Ronde 57

Padamu langit biru, gunung biru dan danau yang biru…kulabuhkan semua cintaku padamu, Indonesiaku…. Lokasi : Danau Kerinci, Jambi. Foto ini diikutsertakan pada Turnamen Foto Perjalanan Ronde 57 dengan tema LANGIT BIRU yang diselenggarakan oleh Lina Sasmita. 🙂

Pindah dari Sungai Penuh ke Bangko

Tidak pernah terbayangkan bahwa suatu ketika saya akan ‘terbuang’ dari kota yang saya cintai. Saat saya masih tinggal di Sungai Penuh, melihat masjid kuno terbuat dari kayu, rumah panggung berlantai dua, batu-batu menhir yang banyak tersebar di seluruh kota adalah pemandangan biasa.  Menjadi ‘luar biasa’ ketika kita melihat semua itu dari sudut pandang lain. Ketika…

4D3N Chris Miranda di Kerinci 1

Minggu, 14 April Habis jalan-jalan dengan Poppy dan Maya siang harinya, saya akhirnya bertemu Chris. Chris telah seminggu di Kerinci. Dia sudah naik gunung Kerinci, gunung Tujuh dan baru saja pulang dari danau Kaco. Wow. Dia ke danau Kaco bersama bang Riko, kawan saya. Sekitar jam lima sore Chris sampai rumah dengan naik ojek dari…

Warna Warni Masjid Kuno di Lempur Tengah

Masjid kuno di Lempur Tengah adalah masjid terakhir yang saya kunjungi untuk menuntaskan rasa penasaran saya akan masjid-masjid kuno di Kerinci. Dari Sungai Penuh, masjid ini bisa ditempuh selama satu jam lewat mengelilingi Danau Kerinci lewat Jujun dan Lolo Kecil. Masjid Lamo Lempur Tengah Terletak di kelurahan Lempur Tengah kecamatan Gunung Raya. Di sebuah lorong…

Menelusuri Jejak Pahlawan Depati Parbo

Patung Depati Parbo di jalan Depati Parbo, Sungai Penuh Dalam benak masyarakat Kerinci, nama Depati Parbo amat terkenal. Meski bukan pahlawan nasional, ia adalah pahlawan Kerinci yang turut berjuang melawan penjajah Belanda. Namanya diabadikan menjadi nama jalan protokol yang menghubungkan kota Sungai Penuh dengan kecamatan Danau Kerinci kabupaten Kerinci. Lalu dipakai sebagai nama bandara perintis…

Jatuh Bangun Mengejar Lolo Gedang

Diantara belasan hingga mungkin puluhan situs megalitik di Sungai Penuh dan Kerinci, bisa dibilang situs batu gong di Lolo Gedang ini yang sangat susah dijangkau. Dari Sungai Penuh, saya naik motor menuju desa Jujun. Sekitar setengah jam perjalanan. lalu belok kanan ke arah Lempur. Melintasi desa Lolo Kecil terus lurus menuju desa Lolo Gedang. Sampai…