Kembali ke Kerinci (3) : Museum Sakti Alam Kerinci

Cerita sebelumnya: Bagian 1 Bagian 2 *** Berkaca dari pengalaman menginap di hotel Mahkota beberapa tahun lalu, kami bangun pagi agar kebagian sarapan. Melewati tempat parkir, saya melihat banyak mobil merk xxx terparkir di halaman hotel. Benar saja, di tempat sarapan yang berlokasi di samping kolam renang, puluhan orang memakai kaus seragam touring klub mobil…

Turnamen Foto Perjalanan Ronde 57

Padamu langit biru, gunung biru dan danau yang biru…kulabuhkan semua cintaku padamu, Indonesiaku…. Lokasi : Danau Kerinci, Jambi. Foto ini diikutsertakan pada Turnamen Foto Perjalanan Ronde 57 dengan tema LANGIT BIRU yang diselenggarakan oleh Lina Sasmita. 🙂

6 Alasan Datang ke Kerinci

jalan berliku-liku di kaki gunung Kerinci  Kerinci selama ini dikenal sebagai nama gunung tertinggi di pulau Sumatra. Selain itu gunung Kerinci juga merupakan gunung tertinggi kedua di Indonesia. Serta merupakan gunung berapi tertinggi di Asia Tenggara setinggi 3.883 meter di atas permukaan air laut. Kerinci juga merupakan nama kabupaten yang terletak di ujung barat provinsi…

Kisahmu, Putriku (2)

 sawah di Sungai Penuh, Danau Kerinci, Gunung Kerinci   Jembatan Ampera dan sungai Musi, belum tahu kalau sudah hamil   Jembatan Beatrix dan sungai Batang Tembesi, Sarolangun   Museum Bali, Denpasar   Masjid Nabawi, Madinah   Gunung Merbabu, Salatiga Selasa malam, 16 Juli 2013, jam tujuh kurang lima. Bertepatan dengan bulan Ramadhan tanggal 8 kamu…

Pindah dari Sungai Penuh ke Bangko

Tidak pernah terbayangkan bahwa suatu ketika saya akan ‘terbuang’ dari kota yang saya cintai. Saat saya masih tinggal di Sungai Penuh, melihat masjid kuno terbuat dari kayu, rumah panggung berlantai dua, batu-batu menhir yang banyak tersebar di seluruh kota adalah pemandangan biasa.  Menjadi ‘luar biasa’ ketika kita melihat semua itu dari sudut pandang lain. Ketika…

Menggalau Bersama Padli

 Dari Koto Tebat saya melanjutkan perjalanan menuju Hiang. Saya berhentikan motor di dekat jembatan Betung Kuning. Saya lalu masuk ke halaman belakang masjid Betung Kuning. Dari halaman belakang ini biasanya orang-orang datang kesini untuk menikmati pemandangan tepian sungai. Tebing sungainya runcing dan bolong-bolong. Saya tidak bisa turun karena aliran sungai sangat deras.   Dari sini…