Pernik Minang, Nias dan Mentawai d’Ox Ville

Kota Padang selain dibentuk oleh perantau dari darek (Minangkabau) juga merupakan rumah bagi perantau asal Nias. Menurut sebuah sumber, nama-nama tempat di Padang seperti pantai Purus, Banuaran, Hiligoo dan Siteba berasal dari kosakata bahasa Nias. Purus merupakan versi bahasa Indonesia dari Puruih. Asalnya dari kata Furui yang artinya lipatan ombak. Jalan Hiligoo berasal dari desa…

Menyapa Jambi dari Infinity

“Lobinya dimana ya pak?” tanya saya kebingungan. “Di lantai atas pak, silakan.” jawab satpam berbadan gempal sambil mempersilakan saya berjalan menuju lift. Dipencetnya huruf L. Lobi hotel Infinity berada di lantai atas. Lantai barusan merupakan tempat parkir. Tidak terlalu luas, hanya mampu menampung beberapa mobil saja.  Setelah membayar deposit, saya mendapat kunci kamar di lantai…

Family Inn Bangko

Waktu masih tinggal di Sungai Penuh, beberapa kali saya ada urusan dinas ke Bangko dan harus menginap. Waktu itu masih tinggal berdua sama istri, anak belum lahir. Ada tiga hotel yang pernah kami inapi di Bangko. Pertama hotel Permata. Dasar saya malas gugling, saya tidak tahu kalau hotel Suslinda tidak buka 24jam. Kami tiba di…

RM Aroma, Wisma Permata dan Cwie Mie Malang

Akhir tahun lalu selain ke Kerinci, kami liburan kilat ke Bangko. Agak aneh juga karena baru dua bulan pindah ke Muara Bungo tapi sudah kangen dengan Bangko. Selain kangen kotanya, orang-orangnya kami juga kangen kulinernya. Hari Sabtu, habis jemput Quinna di sekolah, kami langsung berangkat ke Bangko naik motor. Dulu biasanya kami motoran bertiga ke…

Emersia dan Khazanah Kuliner Nusantara

Saya terbangun di pagi hari dan di seberang jendela, di kejauhan sana tampak sebuah gunung berwarna biru kehijauan tiduran di belakang pepohonan. Puncaknya tak runcing, melainkan agak datar dengan beberapa puncak sebelum puncak utama. Sekilas mirip dengan gunung Tangkuban Parahu di Bandung.  Jelas saya sedang tidak berada di rumah. Rumah saya tak punya view pagi…

Family Homestay & Resort Kerinci

Dari Bangko, kami tak langsung berangkat ke Kayu Aro. Kami makan siang dulu di RM Biuku Tanjung, kawasan Pasar Atas baru berangkat ke Kerinci. Ibadah siang dilakukan di RM Pondok Bambu Muara Emat sambil ngopi sore. Hampir malam kami tiba di Sungai Penuh. Dilanjutkan dengan jamuan makan malam, karaoke bersama pegawai kantor Sungai Penuh ditutup…