De’ Mbakoe

Satu lagi tempat makan cantik di Boyolali: kafe dan resto De’ Mbakoe. Kami kunjungi sesaat sebelum jam makan siang habis dinas kantor ke radio Solopos FM beberapa minggu yang lalu.

Lokasinya di tepi jalan raya Solo-Semarang habis lampu merah Pengging kalau dari arah Solo.

Kata boss saya yang mengajak kami makan disini, bangunan ini dulunya bekas gudang tembakau. Tembakau sendiri atau mbako dalam bahasa Jawa merupakan komoditas unggulan Boyolali.

Masuk ke dalam, terdapat ruangan dengan atap tinggi, di sebelahnya terdapat tangga menuju semacam panggung setinggi dinding menyerupai lantai mezanin. Dua buah mural dan kaca patri di bagian depan cantik sekali. Nuansa jadul langsung menyergap.


tembakau dalam berbagai bahasa



cermin rias tua

Kami memilih duduk di bagian belakang, di samping sebuah mobil tua yang dijadikan pajangan. Saya dan boss saya duduk semeja. Teman saya yang perempuan duduk di meja sebelahnya. Boss saya lantas menyalakan asap rokok.

Saya perhatikan di dinding sebelah kiri dipajang alat-alat rumah tangga tempo doeloe, foto pemimpin dunia yang sedang menikmati nikotin, antara lain Fidel Castro dan Albert Einstein.

Pada dinding sebelah kanan terdapat poster novel Rara Mendut, foto tokoh dunia seperti Barrack Obama, legenda bola Argentina Diego Maradona  dan Bung Karno (semua dalam keadaan menikmati sebatang rokok). Bahkan foto Bung Karno diberikan tulisan yang menyatakan Bung Karno lebih menyukai pemuda merokok dan berdiskusi tentang bangsa sambil kopi ketimbang kutu buku yang sibuk sendiri. Satir dan terdengar kontroversial memang. Saya sendiri bukanlah penikmat asap rokok.

Di ujung kanan dipajang deretan foto petani tembakau dan proses pembuatan rokok. Tembakau, bernilai ekonomis dan andalan kehidupan jutaan orang meski ditentang para aktivis kesehatan. Ohya, meski tampak nyaman dan instagenik, seluruh ruangan di kafe ini smoking area, jadi mungkin perlu diperhatikan bagi yang mau membawa anak-anak kesini. Di dekat toilet depan terdapat foto hitam putih sepasang laki-laki dan perempuan tanpa busana dengan di-crop bagian pribadinya.

Sambil menunggu pesanan datang, iseng saya duduk di depan meja barista dan bertanya pada petugas. Kafe ini buka sejak 2018, dulunya bekas gudang tembakau, bukan pabrik rokok. Tidak jelas kapan bangunan ini dibangun, yang jelas sepertinya bukan berasal dari masa kolonial.

Buku menu dicetak dan dibuat menyerupai kalender duduk dan disusun sehingga bagian depan dan belakang sama. Pilihan menunya cukup banyak dan sempat membuat saya agak bingung mau makan apa.

Makanan utamanya ada pilihan western, oriental dan lokal:
Western: aneka
pasta, steak, pizza (22k – 55k)
Oriental: sapo tahu – ca sayur (10k – 22k), udang (22k)
Menu lain: aneka
ayam bakar dan ikan bakar (18-55k), sup iga (25k) iga bakar (35k). Semuanya belum termasuk nasi.

Untuk makanan ringan standar lah pilihannya, roti bakar, pisang goreng keju, potongan buah potong (30k), tahu cryspy, tahu goreng, singkong crispy, jamur goreng, kentang goreng (10-12k). Lalu ada De Mbakoe platter 39k, shawarma (kebab) 22k.

Yang unik di deretan menu minuman. Selain kopi hitam seharga 15k dan Vietnam drip 20k, jus dan mocktail (12-16k), terdapat minuman kesehatan berupa jamu-jamuan (7k-15k) dan artisan tea (20-25k).

Saya tertarik memesan blue heaven, minuman yang terbuat dari rebusan bunga telang, daun rosela, irisan lemon, pandan dan gula batu. Makannya saya memesan ayam crispy saus telur asin.

Pelayanannya cukup lama karena kami datang saat jam makan siang dimana pengunjung cukup ramai. Sambil menunggu pesanan datang, bisa foto-foto di berbagai sudut instagenik.

Minumannya enak, fresh. Ayamnya tidak terlalu terasa saus telur asinnya. Kalau datang lagi kesini saya akan mencoba menu lain.

De’ Mbakoe
Jalan Solo-Semarang (Sebelah Lampu Merah Pengging)

Slanggen, Ngaru-aru, Banyudono, Boyolali

3 respons untuk ‘De’ Mbakoe

  1. wow terkesan interiornya industrial modern nih
    dan unik juga dibuat tangga seperti itu
    ada pajangan mobil kuningnya, pas buat poto poto 😀
    terusss luas dan banyak tempat duduknya, buat kumpul kumpul atau arisan anak muda bisa nih disini

Blogger yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s