Kedai Kopi di Muara Bungo

Minum kopi telah menjadi budaya yang mengakar kuat bagi orang Melayu, termasuk di Muara Bungo. Dulu minum kopi awalnya hanya dilakukan di kedai-kedai kopi sederhana sambil mengudap sarapan pagi dan makanan ringan.

Beberapa kedai kopi lama bergaya vintage masih bisa dijumpai hingga kini, terutama di kawasan Pasar Bawah yang dulunya merupakan kawasan Pecinan sekaligus kota lama Muara Bungo.

Yang dianggap sebagai pionir kedai kopi di Muara Bungo adalah Kopi Panjang di Jalan Dahlia. Kedai kopi ini dibangun sekitar tahun 1940 oleh Lou Si Phau. Perkembangan berikutnya ada Kopi Bunga di Jalan H. Hanafie yang dibuka sejak tahun 1950-an dan Kopi Jambi yang dibuka pada tahun 1970-an. Kata wak Ojad, presiden Bungo Cofee Corner, pemilik Kopi Jambi ini masih bertalian darah dengan pemilik Kopi Panjang.  


Kopi Jambi, Muara Bungo

Ketiga warung kopi ini dimiliki oleh orang Tionghoa, tetapi ramai dikunjungi baik oleh orang Melayu maupun Tionghoa. Semua menunya halal yah. Dari ketiganya, saya baru ke Kopi Jambi dan memang saat ini paling ramai dari ketiganya. Banyak pejabat dan tauke getah/sawit nongkrong di tempat ini.

Perkembangan berikutnya, muncul Warkop Sulita di Jalan Prof. Yamin. Sesuai namanya, warung kopi jadul ini dimiliki oleh orang Minang dari daerah Sulik Aia (Sulit Air/Sulita) di Solok.

Era tahun 2000-an saat orang-orang dilanda demam minum kopi premium, satu persatu bermunculan kedai kopi di Muara Bungo. Baik yang berskala rumahan, cafe, maupun lounge. Mulai dari kopi pinggir jalan yang bersahaja hingga yang menyediakan jaringan WiFi plus pendingin udara.

Jambi sendiri adalah rumah dari beberapa varietas kopi lokal seperti arabika Kerinci, madu Limbur khas Bungo, kopi Bukit Tempurung Sarolanggun, robusta Jangkat dan liberika Kuala Tungkal.

Berikut beberapa kedai kopi modern yang ada di Muara Bungo.

1.0Cafeinisme Micro Roastery
Jl. Baharuddin, Pasar Bawah Muara Bungo
Kedai kopi sekaligus micro roastery. Saya biasanya beli biji kopi disini. Beberapa kedai kopi di Muara Bungo juga beli biji kopi di sini. Tempatnya kecil tapi nyaman. Baristanya ko Kevin dan Husein.

2. Umah Kopi (eks Kopi Kcik)
Jl. Bachsan (Lr.Sepakat) depan rumah dinas Bupati Bungo
Konsepnya family resto cafe, khususnya seafood. Saya sering kesini malah lebih seringnya pesan makan ketimbang kopi. Saya paling suka tom yam seafoodnya. Baristanya wak Ojad (presiden BCC) dan Yoga.

3. Jingga Coffee
Jl. Sultan Thaha, sebelah 2D’Best
Dulu lokasinya di samping SMAN 1 Bungo, lalu pindah ke Jl. Sultan Thaha. Kedai kopi satu-satunya di Muara Bungo yang berkonsep roof top. Bisa menikmati kopi sambil melihat senja matahari terbenam. Sesuai nama kafenya. Baristanya namanya Herman dan Nadia. Grand opening mulai 1 September 2020.

4. SeduhLur
Jl. Sultan Thaha, sebelah Indomaret
Kedai kopi yang hits dan selalu ramai. Ada live musik tiap akhir pekan. Di depan terdapat seafood bakar kakilima. Tempat ini milik teman sekantor saya mas Pandu dan Adrian (Komeng). Baristanya tidak terlalu kenal namanya haha.

5. Numpang Ngopi
Jl. Rangkayo Hitam, sebelah Alfamart
Dulu awalnya berupa kopi kaki lima di depan mess pajak. Lalu pindah ke lokasi sekarang. Dulu baristanya Husain sebelum pindah ke Kafeinisme. Belum pernah coba kopinya. Selalu ramai tiap malam.

6. Lumiere Resto and Lounge
Jl. Teuku Umar, Kel. Pasir Putih
Gabungan antara kedai kopi, restoran keluarga dan bar (di lantai dua). Belum pernah coba kopinya karena tiap kesini selalu pesan makan berat haha. Pertama kali datang sempat mikir harga makanannya cukup mahal, tetapi karena rasanya enak dan porsinya cukup sebanding jadi suka kesini. Tapi nggak terlalu sering juga sih, bikin kantong jebol haha.

7. Janji Jiwa
Jl. Sultan Thaha, depan Polres Bungo
Tempatnya kecil, kursinya kurang banyak dan kurang nyaman buat nongkrong lama. Pernah cobain beli es matcha ukuran kecil 28k. Sepertinya mikir-mikir lagi kalau suruh balik kesini.

Dari sekian banyak kedai kopi, masih banyak tempat ngopi yang belum saya datangi buat di-review.

8. Kopi Lain Hati
Jl. Prof. HM Yamin, sebelah Hypermart lama. 

9. Monotown Coffee
Jl. Lintas Sumatera, depan dealer Mitsubishi Suka Fajar

10. Kopi Laksana Batin
Jl. Rangkayo Hitam Simpang Drum, sebelah kantor notaris Surya Adra

11. Scooter Coffee
Jl. H. Hoesin Saad, depan Hokky Bakery

12. Filosotoy Kopi
Jl. Lioen Rajo Medan, tikungan arah ke jalan Sultan Thaha

13. d’ Kupai
Jl. Imam Bonjol, simpang Telkom

14. Kafe Hotel Merlyn
Jl. Kesuma, belakang Hotel Merlyn

15. d’Bux Cafe and Coffee
Jl. Sultan Thaha, sebelah Hotel Amaris


2 respons untuk ‘Kedai Kopi di Muara Bungo

  1. kedai2 kopi pioner di kota kota memang umumnya dibuka oleh keturunan Tionghona … bahkan banyak yang sampai sekarang (puluhan tahun) masih bertahan …. sedangkan kedai2 kopi baru banyak yang seumuran jagung sudah tutup kembali 🙂

    1. Betul mas, kalo generasi tua mereka ngopi buat ketemu teman-teman lama juga kayaknya salah satu faktor kenapa kedai kopi lama cenderung bertahan ketimbang yg kekinian

Blogger yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s