Ikon Baru Boyolali


manhole
di Boyolali

Boyolali, kota kecil di perlintasan jalan raya Solo-Semarang dan persimpangan ke Jogja via Klaten. Dulu daerah ini kurang dikenal meski bandara Adi Soemarmo Solo berada di wilayah Boyolali. Saya sendiri lebih suka memperkenalkan diri sebagai orang Solo jika bertemu dengan teman baru dari luar Jawa.

Tak salah karena Boyolali pernah menjadi wilayah Karesidenan Surakarta yang terdiri dari kota Solo, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen dan Klaten.

Saat ini, Boyolali lumayan dikenal karena pembangunan yang cukup pesat. Mulai dari kompleks kantor bupati yang meniru istana kepresidenan, monumen dan tugu hingga beberapa tempat wisata baru. Tiap pulang kampung, rasanya selalu ada yang baru dari kota kelahiran.

Sayang pas pulang pas ada pandemi. Biar tetap aman, saya tak keluar dari mobil selama jalan-jalan ke Boyolali. Saya memotret dari dalam mobil saja. Kebetulan tak ada tempat wisata yang buka, termasuk Kebun Raya Indrokilo.

Kabar baiknya, saat ini sedang dibangun mall dan KFC di Boyolali hahaha.

Berikut beberapa tempat wisata baru yang bisa kalian kunjungi jika ke Boyolali.

1.0Taman Tiga Menara
Jl. Asrikanto

Berada tak jauh dari Pasar Sunggingan, pasar terbesar di Boyolali. Sesuai namanya, di tempat ini bisa dijumpai miniatur bangunan ikon dunia yaitu patung Liberty, menara Eiffel dan menara Piza di Italia. Semua bangunan dibuat menyerupai detail aslinya.   

 

                          

2.  Taman Kali Gede
Jl. Pandanaran, Belakang Bank Boyolali

Satu-satunya taman di tepi sungai Pepe di Boyolali. Terdapat tangga di tepi sungai pijakan kaki menuju batu besar ke tengah sungai. Konon Sunan Kalijaga bertapa di tempat ini.                

3. Simpang Siaga (Simpang Lima)  
Persimpangan Jalan Pandanaran, Merbabu, Merapi dan Pemuda.     

Berada di pusat kota Boyolali. Berdiri patung Arjunawijaya yang menunggang kereta dengan ditarik belasan kuda. Tidak jauh dari patung ini terdapat prasasti Sangga Buana. 

4. Monumen Susu Tumpah   
Jl. Pandanaran 

Pembangunannya menuai kontroversi karena membongkar tugu jam yang sudah ada puluhan tahun lamanya. Dibangun sebagai penanda Boyolali sebagai penghasil susu sapi terbesar di Jawa Tengah.         

5. Jembatan Lembu Saketi
Jl. Pemuda

Menghubungkan antara Simpang Siaga dengan Bukit Boyolali, sebuah bukit yang menyerupai Hollywood dengan tulisan Boyolali berukuran raksasa. Jembatan kabel pertama di pusat kota Boyolali. Tak ada keterangan yang jelas mengapa namanya Lembu Saketi.

6. Balai Sidang Mahesa
Jl. Kates

Sebuah gedung pertemuan bergaya futuristik yang berbentuk setengah bola.

7. Alun-alun Lor
Jl. Prof. Soeharso, Tegalwire, Kragilan, Mojosongo.

Berada di tepi jalan raya arah ke Solo. Disini bisa dijumpai candi Borobudur, Taj Mahal, Piramida Chichén Itzá suku Aztec dan Spinx dari Mesir dalam bentuk miniatur. Meski hanya miniatur, detailnya tetap diperhatikan lho.

8. Tugu Tumpeng Merapi dan Museum Hamong Wardoyo
Jl. Raya Boyolali-Solo

Merapi dan Merbabu adalah sejoli penguasa alam Boyolali. Bentuk keduanya yang menyerupai limas diwujudkan dalam tugu Tumpeng Merapi dan atap Museum Hamong Wardoyo. Di museum ini kalian dapat belajar sejarah, seni dan budaya di Kab. Boyolali.

9. Monumen Jagung
Jl. Merdeka Timur, Kemiri, Mojosongo

Selain susu sapi, tembakau dan jagung adalah hasil bumi Boyolali. Tugu ini awalnya dibangun dari ribuan jagung asli untuk memperingati hari pangan sedunia tahun 2016. Tugu jagung setinggi ini masuk rekor MURI sebagai tugu jagng tertinggi di Indonesia. Karena tak tahan cuaca, dibangun tugu baru dengan bahan tembaga.

10. Alun-alun Kidul
Jl. Merdeka Timur, Kemiri, Mojosongo

Alun-alun Kidul dulu bernama alun-alun Boyolali. Merupakan pusat pemerintahan kab. Boyolali yang baru sejak tahun 2013 dan ruang terbuka hijau sebagai alun-alun kota.

Di kompleks ini terdapat kantor bupati yang menyerupai istana kepresidenan, kantor DPRD yang atapnya menyerupai gedung DPR/MPR, dan kantor opd di milik pemkab.

Terdapat juga rumah ibadah lima agama, Patung Jenderal Sudirman, patung Bung Karno, gedung Lembu Sora yang menyerupai sapi tidur. 

                                 

Peta wisata boyolali (klik untuk ukuran yang lebih besar).

1.0Taman Tiga Menara                            6. Balai Sidang Mahesa

2.  Taman Kali Gede                                 7. Alun-alun Lor

3. Simpang Siaga (Simpang Lima)           8. Tugu Tumpeng Merapi dan Museum Hamong Wardoyo

4. Monumen Susu Tumpah                     9. Monumen Jagung

5 Jembatan Lembu Saketi                       10. Alun-alun Kidul

Yuk, ke Boyolali.


4 respons untuk ‘Ikon Baru Boyolali

  1. aku penasaran sama monumen susu tumpah nya, itu botolnya kok ga jatuh ya, padahal kayak beban di botol lebih gede 😀
    aku baru tau kalo di boyolali ada banyak miniatur tempat wisata seperti ini
    aku dulu punya ibu kos orang boyolali, dan orangnya kalem hahaha, tapi kadang juga bisa marah seh
    tipikal orang jawa tengah macam solo yang kalem kalem gitu ya 😀

  2. Sepertinya, semua warga eks Karisidenan Surakarta lebih sering menyebutkan dari Solo jika bertemu dengan orang dari luar Jawa, lebih cepat mudengnya… 😀

    Sejak tol Solo Semarang efektif digunakan jadi jarang mampir Boyolali…

Blogger yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s