Patung Selamat Datang Kantor Bupati Tebo


prasasti peresmian kabupaten Tebo

Tahun 1999 menjadi awal dimulainya daerah otonom baru bernama Kabupaten Tebo. Sebelumnya Tebo bergabung dengan Kab. Bungo-Tebo.

Ia lahir bersamaan dengan lahirnya Kab. Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur dan Sarolangun. Ketiga daerah ini merupakan pemekaran Kab. Batanghari, Tanjung Jabung dan Sarolangun-Bangko.


lambang kabupaten Tebo

Pada awal masa pembentukan, Tebo hanya terdiri dari 6 kecamatan yaitu Tebo Tengah, Tebo Ilir, Tebo Ulu, Rimbo Bujang, kecamatan pembantu Sumay dan VII Koto. Pada lambang Tebo, 6 kecamatan ini disimbolkan menjadi 6 pintu masjid berwarna hitam.

Tahun 2003, dibentuk kecamatan Rimbo Ulu dan Rimbo Ilir yang dimekarkan dari Rimbo Bujang. Sementara kecamatan Tengah Ilir dimekarkan dari Tebo Ilir.

Terakhir, tahun 2004 dibentuk kecamatan VII Koto Ilir dari VII Koto dan Serai Serumpun dari Tebo Ulu. Tebo Ilir dimekarkan lagi dengan dibentuk kecamatan Muara Tabir.

Pada masa kolonial, wilayah onder afdeeling Muara Tebo sebagai cikal bakal kabupaten Tebo memiliki wilayah yang lebih luas dari wilayah Tebo sekarang. Terdiri dari 7 marga yaitu Petajen Hulu, Petajen Hilir, Tabir Hilir, IX Koto, VII Koto, Sumai dan Jujuhan. Tahun 1934 marga Jujuhan digabungkan ke wilayah onder afdeeling Muara Bungo.

Asal Mula Tebo

Pada masa kabupaten Bungo-Tebo, istilah Tebo dapat bermakna beberapa hal. Sungai Batang Tebo yang merupakan induk sungai Batang Tebo, kecamatan Tebo Tengah, Tebo Ilir dan Tebo Ulu serta kota Muara Tebo.

Ada beberapa versi penyebutan Tebo. Tebo dengan e menyerupai kata ekor, dan Tebo dengan e nya dibaca emas. Pun ada beberapa kisah dibalik asal mula kata Tebo.

Versi pertama berasal dari tumbuhan sejenis tebu yang tumbuh di sekitaran Muara Tebo. Tanaman ini disebut tebrau oleh orang Melayu dan tebo oleh pendatang Tionghoa. Versi kedua -yang juga saya dengar dari teman saya- berasal dari kata tibo yang bermakna datang. Dulu antar pedagang di Muara Tebo jika berjumpa akan saling bertanya “kapan tibo” yang bermakna kapan datang.

Versi terakhir berasal dari kata Tupo yang diperkirakan berasal dari nama kerajaan Buddha yang pernah berjaya di Tebo pada abad ke-3 Masehi menurut catatan Funan Tsu Cwen.

Muara Tebo Ibukota Kabupaten Tebo

Menurut undang-undang, ibukota Tebo adalah Muara Tebo. Meski demikian, pusat pemerintahan tidak berlokasi di kelurahan Muara Tebo melainkan di desa Alai. Jaraknya 12 kilometer dari pusat kota.


kompleks perkantoran pemkab Tebo Seentak Galah Serengkuh Dayung


taman kompleks perkantoran

Tak hanya kantor bupati, di kompleks yang awalnya semak belukar ini telah berdiri kantor-kantor OPD dan instansi vertikal.

Kantor Bupati berada di ujung jalan, posisinya berada paling atas, tepat di atas lapangan upacara.


papan nama lama

Sekilas, atap kantor bupati sayap kiri dan kanan mengingatkan saya pada rumah limasan di Jawa. Sedangkan sisi tengah atap belah khas Jambi. Atap limasan ini juga saya temukan di gapura batas provinsi Jambi-Sumbar di Teluk Lancang.

BH 1 W, nomor kendaraan dinas bupati Tebo. Di Tebo, kode kendaraan bermotor adalah W dan C. Nggak enak ya kedengarannya.

Bupati petahana sekarang adalah keturunan Jawa dari Pati. Kami pernah mengikuti sebuah acara di kantor bupati yang dihadiri beliau. Ruang pertemuan di kantor bupati dinamai menurut nama bunga. Ruang Melati, ruang Anggrek.

Di ruang Anggrek terdapat hiasan dinding songket khas Tebo dan beberapa batik motif Tebo seperti Sialang Rajo, Rebung Ngenyum, Bambu Runcing. Satu-satunya perajin songket Tebo katanya ada di Tebo Ulu.

Tak seperti pakem batik Jambi, batik Tebo polanya agak sambung menyambung menyerupai batik Jawa.

Sebelum mencapai kantor bupati, terdapat tugu peresmian kabupaten Tebo dan patung selamat datang.

Patung selamat datangnya kurang proporsional. Lebih menyerupai badan seorang balita.

Dari pakaian yang dikenakan, pakaian adat Tebo dan sebagaimana daerah ulu lainnya aslinya berwarna hitam. Bukan merah sebagaimana pakaian adat Jambi yang kini banyak dipakai pengantin di Muara Bungo dan Tebo.

Referensi:
1. Sejarah Pemekaran Kabupaten Tebo Provinsi Jambi (1999-2015) Kevin Reza, 2017
2. Berita Cina Kerajaan Tupo


8 respons untuk ‘Patung Selamat Datang Kantor Bupati Tebo

  1. oo plat di sana itu berawal BH ya, hehe iya agak gimana gitu ya
    ini kotanya apa memang nggak terlalu luas ya? tapi terlihat bersih gitu kotanya ya, tenang juga

  2. Batiknya yang sisi kiri seperti motif hewan? Jadi ingat batik dari Papua yang lebih dominan dengan motif hewan. Jujur, aku baru tahu nama kabupaten ini. Di luar Jawa, nama Kabupaten memang tidak banyak kuhapal. Hanya beberapa yang familiar

    1. Betul mas, yg sialang rajo itu motifnya ada lebah yg oleh suku Anak Dalam biasa ditemukan di pohon sialang 🙂

      Tebo ini kabupaten pemekaran mas, jadi gak banyak orang tahu

  3. Kisah asal mula nama Tebo yang versi pertama lucu juga ya. Mungkin karena orang Tionghoa tidak fasih mengucapkan huruf r, jadi terdengar Tebo, padahal maksudnya Tebrau.Hehe.
    Semoga dengan pemekaran wilayah pemerintahan ini, kabupaten Tebo semakin berkembang ke arah yang lebih baik dan memeratakan pembangunan demi kesejahteraan warganya. Dan Bupati yang menjabat, melaksanakan tugasnya secara jujur dan bertanggung jawab.

Blogger yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s