Air Mancur Menari Muara Bungo

Tinggal di Muara Bungo, patung bunga bangkai (Amorphophallus titanum) sebagai ikon kota bisa dijumpai di beberapa tempat di pusat kota. Bunga bangkai merupakan flora yang dijadikan flora khas Bungo. Terlepas dari fakta bahwa jenis bunga yang menjadi asal usul nama kabupaten Bungo merupakan akar dani (Combretum indicum).

Patung bunga bangkai paling besar berada di taman Kota Lintas atau taman Angso Duo yang berukuran tinggi sekitar 10 meter. Patung yang berukuran lebih kecil ada di Simpang Drum (lampu merah rumah dinas bupati Bungo), kantor camat Pasar Muara Bungo, Rumah Pintar Manggis dan di sebuah studio foto di kawasan Pasar Bawah, tidak jauh dari Bungo Plaza.

Sejak bulan September tahun lalu, patung bunga bangkai di Simpang Drum dirobohkan untuk dijadikan air terjun menari. Pembangunan air terjun menari ini dibiayai dengan biaya CSR, bukan APBD. Yang membanggakan, air mancur menari ini digadang-gadang akan menjadi yang pertama di provinsi Jambi bahkan di Sumatera bagian selatan.

Selama proyek, sekeliling patung ditutup seng, membuat orang penasaran seperti apa wujud air mancur menari kalau sudah jadi. Kabarnya air mancur ini akan selesai pada malam tahun baru. Hingga masuk tahun 2019, belum ada tanda-tanda proyek CSR ini akan selesai. 

Akhirnya pada bulan Agustus tahun 2019, seng yang mengelilingi air mancur dibongkar untuk diperlihatkan kepada publik. Meski belum jadi sepenuhnya, air mancur ini sudah bisa dinikmati oleh publik. 

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda air mancur ini diresmikan. Tanah di sekeliling air mancur masih dibiarkan terbuka, tanpa adanya rumput atau tanaman hias. Semoga bisa segera dipercantik. Jika dibandingkan dengan air mancur menari di daerah lain, air mancur di Muara Bungo ini bentuknya bundaran, relatif kecil. Minusnya tanpa iringan musik hehe. Mungkin sengaja ditiadakan karena berlokasi di simpang empat lampu merah yang sangat ramai, takut mengganggu konsentrasi pengguna jalan. Formasi air mancurnya juga tidak sebanyak yang ada di kota lain. Sepengamatan saya hanya ada dua formasi, yaitu air mancur tinggi dan air mancur rendah (eh, apa ya istilahnya). 

Air mancur ini bisa dinikmati saat senja hingga malam hari saat lampu warna-warni beradu dengan air mancur menghasilkan permainan warna dan formasi air. Lokasinya berada di Simpang Drum, yaitu persimpangan jalan Prof. Dr. Sri Sudewi, jalan Sultan Thaha, jalan Diponegoro dan jalan Rangkayo Hitam, atau berada di depan rumah dinas bupati Bungo.

Kalau berkunjung ke Muara Bungo, sempatkan melihat atraksi air mancur menari ini yah.

16 Comments Add yours

  1. richotraveling berkata:

    Menarik buat pemandangan kota. Ini air mancurnya ada musik juga gak sih?

    1. Avant Garde berkata:

      nggak ada mas 😀

  2. bersapedahan berkata:

    wiwww … keren … muara bungo punya air mancur menari … warna warni lampunya jadi tambah cakep

    1. Avant Garde berkata:

      hihi, iya kang, kadang suka gak percaya kota kecil kayak gini ada air mancur keren hehe…

  3. Kayak di Taman Vanda Bandung, mas

    1. Avant Garde berkata:

      kapan2 ke sana Nug, makasih infonya

  4. Firsty Chrysant berkata:

    Lama amat delaynya,hahaha… 🙂

    1. Avant Garde berkata:

      iya uni…… entah karena csr jadi lambat apa gmn

      1. Firsty Chrysant berkata:

        Bisa jadi bisa jadi, hehe

  5. baraajianggara berkata:

    Pas ke muara bungo ga sempet explore kotanya euy.. cuma numpang nginep aja wkwk..

    -Traveler Paruh Waktu

    1. Avant Garde berkata:

      Yah…gak bilang2 Bar wkwkwk… ini yg pas mudik kemaren? bukan nginap di sijunjung yak…

      1. bara anggara berkata:

        Iyaa pas mudik kmrin itu, pas arah balik padang. Di sijunjung cuma istirahat bntr..

        1. Avant Garde berkata:

          Oh iya, itu aku masih di kampung

  6. Titik Asa berkata:

    Air mancurnya cantik juga kalo dipotret malam hari ya Mas…

    Salam dari saya di Sukabumi

    1. Avant Garde berkata:

      salam kenal kang, terimakasih 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s