Lumière Resto and Lounge

Lumière dalam ingatan saya bermakna nur atau cahaya. Menyebut kata nur pasti teringat sebuah kosakata bernuansa religius. Namun, nur di tempat ini adalah cahaya lampu dalam arti sebenarnya, bukan arti kiasan.Saya jadi teringat La ville lumière, sebutan untuk kota Paris.

Di Muara Bungo, Lumière adalah sebuah restoran yang menyajikan menu western. Sebuah warna baru dunia kuliner di Muara Bungo yang didominasi kuliner khas Sumatera Barat, Chinese food, masakan Jawa-Sunda dll. Rekomendasi Stefanus teman kantor saya, Lumière adalah tempat dengan steak terbaik di penjuru kota. Lain lagi kalau mas Sugi, beliau sering ke Lumière untuk menyesap kopi.

Konsep Lumière adalah kombinasi antara restoran keluarga dan lounge alias bar.  Agak tidak nyambung sebenarnya. Untuk menyiasatinya, ada tiga ruangan terpisah. Pertama, beranda sekaligus smoking room. Di ruangan ini terdapat gantungan helm dan jaket. Tidak ada petugas parkir sehingga pengunjung diharapkan menyimpan helm di dalam.

Ruangan berikutnya adalah lounge, yang menyatu dengan bar, kasir, tempat home-band dengan lampu yang temaram, mural bernuansa hitam dan cokelat menimbulkan suasana agak kelam. Saya menyebutnya dark room karena agak gelap. Di waktu tertentu sering ada pertunjukan musik. Bagi yang menyukai makan di tempat romantis diiringi alunan musik, bisa makan disini.

Persis di sebelah lounge adalah family room. Lampu ruangannya lebih terang, dindingnya dicat putih bersih. Atmosfirnya cerah sehingga cocok untuk makan bersama keluarga. Meja, kursi dan perabotan lainnya dari kayu berwarna terang memercikkan nuasa kehangatan keluarga.


family room

Saya hanya beberapa kali makan di Lumière. Alasan pertama karena lokasinya agak jauh dari rumah. Kedua yaitu harganya agak bikin boros kantong hihihi. Awalnya, melihat harganya yang kurang cocok untuk kalangan mid-to-low dan harganya cukup  pricey untuk ukuran Muara Bungo membuat saya agak pesimis apakah rasanya sebanding harganya. Rupanya, rasanya bisa dipertanggungjawabkan. Porsinya cukup banyak.

Menyandang nama lounge, di tempat ini tentu saja menyajikan wine dan alkohol. Untuk makanan non-halal saya tak menemukan di daftar menu. Bagi penikmat kopi, tersedia beberapa jenis kopi lokal kualitas premium.

Sebagian menu di Lumière (belum termasuk pajak 10%)

Favorit saya disini adalah chicken salted egg karena tidak ada di tempat lain. Pertama kali datang ke Lumière, saya pesan chicken salted egg , chicken finger dan zuppa soup. Petugas yang melayani saya kebingungan saya menyebutkan nasi ayam telur asin. Begitu saya bilang chicken salted egg baru dia paham. Waktu itu kami makan di dark room karena belum tahu ada family room di sebelahnya.

Tak lama, pesanan saya datang. ricebowl berisi ayam saus telur asin, telur mata sapi dengan potongan cabe rawit dan daun kari. Ayamnya banyak, potongannya besar-besar, saus telur asinnya melimpah. Tanpa potongan cabe rawit, makan nasi dengan telur dan ayam saus telur asin niscaya hanya bikin neg. Porsinya cukup banyak. Jika saya pesan makanan 1 lagi pasti tak akan habis.

Kiblat ayam telur asin saya selama ini adalah ayam presto telur asin di Ayam Tulang Lunak-Hayam Wuruk. Sejak makan di Lumière, menurut saya ayam telur asin di Lumière jauh lebih enak dan reccomended. Jika tidak suka telur mata sapi, boleh minta ditukar dengan telur dadar. 

Chicken finger, pisang coklat dan zuppa soup ini pesanan istri saya. Rasanya tak kalah enak.

Untuk minumannya standar sih, porsi lemon tea yang saya pesan cukup sedikit hihi. Rasanya juga terlalu banyak gula. Irisan lemon tak mampu menutupi rasa teh yang sangat manis.

Kunjungan berikutnya saya pesan sirloin steak (80k) sedang istri saya pesan chicken cordon bleu (36k). Sumpah, ini steak paling enak yang pernah saya makan hahaha. Dagingnya banyak, tidak pelit,teksturnya lembut, juicy, bumbunya merasuk ke dalam sukma daging. Tanpa nasi atau kentang sudah cukup membuat saya sangat kenyang.

Chicken cordon bleu istri saya sangat banyak, istri saya sampai kewalahan menghabiskankan pesanannya. Istri saya pernah pesan nasi liwet komplit dan tak habis makannya. Saran saya, kalau porsi makannya sedikit, cukup pesan 1 makanan karena porsinya cukup banyak. Recommmed banget!!!

Plus-Minus Lumière
Plus: pilihan menu banyak, porsi banyak, parkir gratis.
Minus: harga agak pricey, lokasi agak di pinggir kota.

Lumière berlokasi di jalan Teuku Umar, tidak jauh dari RS H. Hanafie Muara Bungo.


2 respons untuk ‘Lumière Resto and Lounge

  1. paling tidak warga Muara Bungo punya pilihan kalau mau makan fancy ….. hehe
    namanya aja sudah keren dan susah di ucapkan … wajar kalau harganya juga beda 🙂

Blogger yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s