Family Inn Bangko

Waktu masih tinggal di Sungai Penuh, beberapa kali saya ada urusan dinas ke Bangko dan harus menginap. Waktu itu masih tinggal berdua sama istri, anak belum lahir. Ada tiga hotel yang pernah kami inapi di Bangko.

Pertama hotel Permata. Dasar saya malas gugling, saya tidak tahu kalau hotel Suslinda tidak buka 24jam. Kami tiba di Bangko sudah jam 1 pagi. Pintu hotel tertutup rapat. Tidak ada orang sama sekali di meja resepsionis. Dengan menggeret tas jinjing yang cukup berat, kami jalan kaki 500 meter ke hotel Permata. Hotelnya bagus meski tampak seperti hotel lama. Waktu syuting film Sokola Rimba, Prisia Nasution, Riri Riza dan Mira Lesmana nginap disini. Sayangnya waktu pagi kami bangun kesiangan dan apesnya tidak mendapat jatah sarapan karena sudah habis.

Kali kedua pergi ke Bangko, kami nginap di hotel Suslinda. Dari Suslinda tinggal jalan kaki ke kantor pajak. Suslinda ini lebih jadul dari Permata. Kelebihannya cuma lebih dekat ke pusat kota.

Hotel ketiga yaitu Hotel Dahlia. Di sebelah hotel ada panti pijat. Begitu masuk ke dalam, banyak mamang-mamang sopir nginap di hotel ini. 

Setahun di Sungai Penuh, saya pindah kantor ke Bangko. Makin banyak hotel baru di Bangko tapi semuanya kelas melati. Ada satu hotel melati yang ada kolam renangnya yaitu hotel Keluarga, lokasinya di depan kantor saya.

Akhir 2018 saya pindah ke Muara Bungo. Awal ngantor di  Muara Bungo, saya masih bolak-balik Bangko ke Muara Bungo. Beberapa minggu kemudian saya menerima undangan acara perpisahan saya di Bangko.

Meski masih tinggal di Bangko, karena status kepegawaian saya sudah pindah ke Muara Bungo, saya mendapat jatah penginapan di Bangko karena kalau dinas dari Muara Bungo ke Bangko ini sudah dihitung beda kota.

Saya putuskan staycation di Family Inn. Saat itu, hotel ini yang paling baru, paling mahal di Bangko dan satu-satunya yang masuk Traveloka.

Biar terasa staycation sungguhan, saya mempersiapkan pakaian, handuk, alat mandi dan koper. Kamera dan laptop saya bawa. Selain untuk foto juga buat WiFi-an 😀 

Kami berangkat ke hotel setelah makan malam di rumah. Motor saya parkir di halaman hotel, tapi helm saya bawa ke dalam. Hotel ini berada di seberang kantor bupati Merangin. Tepat di samping lampu merah. Satu-satunya lampu merah di jalan lintas Bangko. Ciri khas fasadnya berupa atap runcing khas rumah Gadang. Hotel ini satu gedung dengan RM Family Inn.

Ada empat tipe kamar mulai dari yang paling murah superior hingga yang Executive suite. Saya memilih kamar deluxe dan harus meninggalkan deposit Rp 500.000,-

Lucunya, ketika akan masuk kamar, saya diberitahu oleh petugas bahwa kunci kamar saya dibawa oleh tamu sebelum saya dan sedang dicarikan kunci cadangan. Beberapa saat menunggu di kamar, barulah kunci cadangan diantar ke kamar.

Di belakang lobi selain di pasang peta wisata dipajang foto artis yang pernah menginap disini. Mulai dari grup musik Slank, Shaggydog, artis Minang Ratu Sikumbang, Widi AFI dan lain-lain. Ini hotel apa rumah makan ya? Hihihi.

Kamar saya berada di lantai dua. Tidak ada lift. Kunci kamar seperti kunci rumah, bukan kartu. Di atas bed, saya melihat handuk dibentuk bunga. Entah alasan apa, handuk dan sprei tidak berwarna putih. Sprei motif garis-garis justru mengingatkan saya dengan sprei rumah sakit hihihi.

Kamarnya sih bersih, ac nya dingin. Hanya saja channel tvnya tak banyak. Terus tone warna wallpapernya terlalu meriah. Merah marun, kuning, putih, biru donker.


kamar difoto saat pagi hari

Biasanya sendal hotel gratis, dari price list di meja, sendal dikenakan harga Rp 30.000,- Kunci kamar (yang mirip kunci rumahan) harganya Rp 100.000,- Silakan cek daftar di bawah hehe. Sendal cuma ada sepasang.

Saya suka membawa pulang sendal hotel. Namun, kalau benar dikenai tarif, sendalnya akan saya kembalikan besok waktu check out. 

Kamar mandinya sangat sempit. Washtafelnya pas berada di depan kolset. Air panasnya mengalir tanpa masalah. Toiletriesnya sangat standar. Handuk hanya ada satu di atas bed.

WiFinya lumayan kencang. Saya buka YouTube dari laptop lancar jaya. Dari jendela kamar, bisa terlihat kantor bupati dan simpang lampu merah.


foto dari jendela (diambil waktu pagi hari)

Pagi harinya, saya agak bingung dimana tempat sarapan. Pintu ruangan di samping resepsionis rupanya ruangan rapat. Info dari petugas hotel, saya harus keluar hotel dulu lalu masuk ke restoran.

Masuk restoran, rombongan tamu hotel berseragam tampak sedang antri makanan. Ketika hendak ikut antri, saya disuruh mengambil makanan ke ruangan sebelah. Sepertinya orang-orang berseragam itu sedang mengikuti acara di hotel. Saya beringsut ke ruang sebelah yang rupanya ruangan rapat yang tadi saya masuki. Tahu gini, saya langsung makan saja di ruang rapat dong.

Sarapannya sangat standar, nasi gemuk, telur rebus, sambal, teri kacang, kerupuk. Minumnya hanya ada teh, kopi dan air mineral gelas. Selain nasi, ada bubur kacang hijau,  roti tawar, buah jeruk dan pepaya.

Habis sarapan, kami bersih-bersih lalu check out. Sendal yang saya pakai tak dikutip bayaran sehingga saya bawa pulang haha. Secara keseluruhan, kecuali makanan, cukup lumayan menginap di Family Inn.

Iklan

19 Comments Add yours

  1. Gara berkata:

    Bisa saya bayangkan. Sekali dulu pernah juga saya menginap di kota yang deskripsinya mirip dengan Bangko di pedalaman Sumatera juga. Dari foto dan penjelasan soal hotel ini, bagi saya sudah lumayan nyaman banget, meskipun depositnya ya besar juga kalau sampai setengah juta. Sebenarnya penginapan tidak harus berbintang, yang penting bersih dan tidak berbau atau berbinatang. Bagi saya itu sudah cukup…

    1. Avant Garde berkata:

      sebenarnya kamarnya sendiri cukup nyaman, hanya saja ada bbrp poin yg harus jadi perhatian hehehe…

      1. Gara berkata:

        Iya Bang…

  2. bersapedahan berkata:

    meskipun hotelnya agak agak aneh … tapi selama bersih dan ac dingin … sudah asyik dan nyaman … hehe

    1. Avant Garde berkata:

      betul pak. lagian belum ada hotel binyang disini hehehe… harus ke kota sebelah

  3. zunif berkata:

    ulasan yang lengkap dan informatif mengenai family inn bangko ini, terimakasih banyak sahabat sudah berbagi, 🙂

    mohon ijin untuk memfollow blog anda agar bisa menjalin persahabatan dengan sobat 🙂

    1. Avant Garde berkata:

      Siap bro, sama2… btw tinggal dimana nih?

  4. alrisblog berkata:

    Bolehlah kalau kemalaman di Bangko nginap disini.

    1. Avant Garde berkata:

      bolehlah pak hehehe …

  5. omnduut berkata:

    Lagian sendal hotel kalau ditinggalin juga gak dipake lagi kan sama tamu lain haha, mestinya emang dikasih sebagai komplimen.

    1. Avant Garde berkata:

      huhuhu… baru kali ini nemu ginian om 🙂

  6. zunif berkata:

    Lengkap ulasannya, hotel inn memang top nomor 1 cocok untuk nginep bersama keluarga 👍

  7. Iwan Tantomi berkata:

    Kaka cs aja sampai bermalam di sana, dari ulasanmu sepertinya memang cukup nyaman penginapan tersebut ya mas

    1. Avant Garde berkata:

      kalo sarapan bukan pertimbangan utama, bolehlah nginap disini Tom 😉

      1. Iwan Tantomi berkata:

        Catat deh, sapa tahu liburan ke Bangko.

        1. Avant Garde berkata:

          nginap di rumah aja Tom …. ga usah di hotel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s