Piknik Asyik di Air Terjun Temam, Niagaranya Sumatera Selatan

Selama ini saya mengenal Lubuk Linggau hanya untuk sekedar bermalam untuk berganti moda transportasi menuju Palembang. atau sekedar berwisata kuliner. Beberapa kali juga singgah di kota ini untuk menuju kota lain seperti Bengkulu dan Jakarta. Saya tak pernah benar-benar menjelajahi wisata kota ini.

Sehabis mengantar adik saya ke stasiun Lubuk Linggau, saya sempatkan menyambangi tempat wisata di Lubuk Linggau sebelum pulang ke Bangko. Dari berbagai tempat wisata di Lubuk Linggau seperti Bukit Sulap, Watervang, Lippo Plaza dan lain-lain, saya putuskan menuju air terjun Temam. Saya lihat di Google tempatnya cukup bagus dan lokasinya tidak terlalu jauh, hanya sekitar 10 km dari stasiun menurut peta.

Berbekal petunjuk dari gmaps, kami tiba di air terjun Temam dengan selamat dan sentosa aman. Petunjuk menuju lokasi cukup memadai, meskipun berlokasi agak jauh dari pemukiman warga dan suasana menuju lokasi air terjun agak sepi.

Bersyukurlah warga Linggau. Dikaruniai wilayah yang berbukit-bukit sehingga memiliki banyak wisata alam baik bukit, arung jeram dan air terjun. Air terjun Temam salah satunya. Merupakan air terjun yang paling mudah dijangkau dan paling sering dikunjungi oleh warga Lubuk Linggau.

Kami parkir di depan waterboom Temam. Rupanya tempat ini memadukan wisata alam berupa air terjun dengan waterboom, taman bunga dan amphiteater. Sebuah ide brilian menggabungkan beberapa destinasi dalam satu tempat saja. Namun, patung gorila di pintu masuk waterboom menurut saya cukup seram. 

Waterboomnya sendiri sepertinya cukup bagus. Seluncurannya banyak. Sayang, sedang tutup entah karena apa sehingga kami tidak bisa melihat dari dekat. Setelah membayar tiket Rp 2.000,- kami melenggang masuk. Tidak terlalu banyak pengunjung saat itu. Entah sedang sepi atau bagaimana, tidak ada penjual makanan yang berada di dalam kompleks air terjun sehingga dari tempat parkir menuju air terjun tidak saya temukan sampah.

Ada dua rute menikmati air terjun Temam. Pertama menuruni tangga dan tiba di bawah tebing dan rute kedua melewati jembatan gantung. Kami memilih untuk menuruni tangga terlebih dulu. Tangganya cukup bagus. Pegangan tangga masih kokoh. Tidak terlalu jauh menapaki anak tangga, hanya 10 menit kami sudah sampai di tepi air terjun.

Sepasang muda-mudi tampak asyik berpose di kaki air terjun. Aliran sungai Temam yang cukup lebar membuat air terjun ini sekilas mirip dengan air terjun Niagara di negeri Paman Sam. Meskipun di kota, aliran sungai Temam yang melintasi air terjun Temam cukup jernih. Ingin rasanya nyebur haha.

Puas foto-foto, kami kembali ke atas melewati anak tangga yang sama yang tadi kami lewati.

Dari titik di dekat pintu parkir, terdapat jembatan gantung untuk menikmati air terjun dari atas. Di ujung jembatan terdapat sebuah taman bunga dengan nama unik, Moro Seneng. Pengunjung harus membayar tiket masuk jika ingin menuju taman bunga. Kami berhenti di ujung jembatan. Jumlah orang yang berada di atas jembatan dibatasi maksimal 8 orang.

 

Menuju ke pintu keluar, kami melewati sebuah amphiteater terbuka tempat menggelar pertunjukan. Iseng saya memeriksa toilet. Cukup bersih dan tersedia air untuk pengunjung yang ingin mandi dan berganti pakaian.

Air terjun Temam ini saya rekomendasikan jika kamu berkunjung ke Lubuk Linggau. Lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat kota. Tiket masuk dan parkirnya murah, bersih, serta fasilitas pendukungnya tersedia dengan baik.


12 respons untuk β€˜Piknik Asyik di Air Terjun Temam, Niagaranya Sumatera Selatan’

  1. Naluri fotografiku langsung menggelora pas liat foto air terjunnya mas… hhahaha
    Seriuss mas uang masuknya cuma 2000 ??? murah kali… Hhhhahah
    Kalo di medan ah uang 2000 paling cuma buat parkir doang… hhhahah
    Salam kenal dari medan mas… hhehe

    1. Salam kenal bang Harlen, udah saya folbek ya.. betul, cuma 2rb, parkir mobil 5rb.. murah karena dikelola langsung oleh pemko hehe.. Kalau singgah ke lubuk linggau silahkan kesini bang πŸ™‚

      1. Wahhh kebetulan abis lebaran aku ada rencana mau backpackeran… boleh lah nanti aku diajak keliling2 objek wisata disana ya mas… hhhehe

              1. Rencana memang mau lintas darat ama lintas laut aja transportasinya mas.. biar lebih terasa aroma petualangannya.. 😁

  2. wow,, bagus juga ya air terjunnya.. lebaran nanti jadwal mudik ke Lampung bawa mobil, kayanya boleh juga mampir sejenak di air terjun ini..

    -Traveler Paruh Waktu

Blogger yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s