Mengagumi Kekayaan Indonesia di Galeri Indonesia Kaya

Beberapa kali menonton tayangan Indonesia Kaya di Met#o TV membuat saya tertarik ingin melihat Indonesia di Galeri Indonesia Kaya (GIK) Jakarta. Ditambah setiap commercial break, selalu ada iklan dari Galeri Indonesia Kaya, jadi makin ingin kesana. Pernah saya sengaja membuat meet-up dengan teman-teman blogger waktu ada kesempatan ke Jakarta. Namun, urung saya ke GIK karena sudah terlalu lelah dan kekenyangan.

Ohya, pernah tanyangan Indonesia Kaya meliput kota tua Pekanbaru. Alhamdulillah saya berhasil menapak kota tua Pekanbaru pada tahun lalu. Saya sendiri tidak tahu apakah acara ini masih tayang atau tidak di tv.

Demi “menyukseskan” trip saya kali ini, saya sengaja memilih penginapan di bilangan Taman Menteng, tidak jauh dari bundaran Hotel Indonesia. Saya sudah membuat janji dengan Gara, salah seorang travelblogger. Namun, Gara tidak bisa hadir karena tiba-tiba merasa kurang enak badan.

Saya naik ojek online dan langsung turun di West Mall. Saya menuju lantai 8. Saya agak kebingungan menemukan lokasi GIK. Setelah bertanya pada seorang petugas kebersihan, saya naik eskalator lantas bertemu dengan pintu masuk GIK. Patokan mudahnya, GIK berlokasi satu lantai dengan CGV atau dulu dikenal dengan nama Blitz Megaplex. 

Tidak ada tiket masuk, tetapi saya diberitahu petugas bahwa jam kunjungan akan berakhir 30 menit lagi. Masuk ke koridor, saya disambut panel led yang menampilkan video cowok cewek mengenakan pakaian adat Nusantara. Ajaibnya, panel ini hanya akan hidup jika kita lewat di depannya. Mereka, maksudnya mba mas berbaju adat ini akan menyapa setiap pengunjung dengan bahasa daerah seperti baju yang mereka pakai. Di bawah ini adalah panel bergambar pakaian daerah Solo dan Kudus, Jawa Tengah

Demi memanfaatkan waktu, saya berkali-kali lewat panel ini hingga akhirnya ditegur petugas keamanan. Rupanya, saya dilarang memotret menggunakan kamera. Kamera saya simpan, saya keluarkan ponsel untuk memotret.

Dikutip dari web sitenya, Galeri Indonesia Kaya merupakan wahana yang menyuguhkan budaya Indonesia dalam bentuk digital.  Mulai dari alat musik tradisional, mainan tradisional, baju adat, sampai informasi tentang kuliner, pariwisata, tradisi dan kesenian dikemas secara digital dan interaktif.

Saya beranjak ke auditorium yang mampu menampung 150 orang. Sepi dan kosong. Iyalah, kan tempatnya mau tutup. Tempat ini gratis lho untuk para seniman yang ingin memakai untuk pertunjukan seni dan budaya. Bagi kamu yang tertarik menonton pertunjukan seni di GIK dapat melihat jadwalnya di sini.

Awalnya saya mengira GIK itu luas, rupanya tidak. Koridor tempat saya melihat pakaian adat mengelilingi auditorium. Jika ingin mencoba semua permainan di GIK, saya rasa 1 hingga 2 jam cukup untuk menjelajah semua. Seandainya di Muara Bungo ada tempat semacam GIK, saya rasa cocok untuk memperkenalkan budaya Indonesia pada turis asing atau anak-anak.

Karena terbatas waktu, saya hanya sempat menjajal satu buah permainan. Jadi kita diminta merentangkan tangan seolah-seolah menjadi pesawat. Dengan navigasi tangan kita, kita bisa berkeliling Indonesia hanya dengan berdiri di depan layar super besar. Menarik!

Semua informasi disampaikan secara digital. Rasanya seperti mengunjungi sebuah museum masa depan hahaha. Padahal saya tidak paham juga museum di masa depan seperti apa bentuknya #eh.

Saat akan mencoba permainan musik tradisional, rupanya permainan ini sedang rusak. Yah, agak kecewa deh hehe. Di dalam GIK juga ada tempat duduk untuk bersantai, meski berkesan jadul.

Pada sisi lain tampilan yang menjelaskan salah satu lagu Macapat yaitu sekar Pocung. Macapat merupakan lagu Jawa klasik yang diciptakan pada zaman kesultanan Islam di Jawa.

Lain kali, saya akan datang lagi kesini. Sayang sekali kemarin kesini waktunya terbatas jadi tidak maksimal menikmati Galeri Indonesia Kaya.

Galeri Indonesia Kaya
Grand Indonesia, West Mall Lt. 8 Jakarta

Buka setiap hari mulai jam 10.00 s.d. 21.30  

Referensi: https://www.indonesiakaya.com/galeri-indonesia-kaya


2 respons untuk ‘Mengagumi Kekayaan Indonesia di Galeri Indonesia Kaya

Blogger yang baik meninggalkan jejak berupa komentar :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s