Rumah Kito Resort

(nonadv)

Tiap kali pergi ke Jambi, saya biasa menginap di kawasan Pasar Jambi. Alasannya karena strategis, dekat dengan berbagai tempat wisata seperti Ancol, Ramayana dan WTC.

Atas saran Danan teman saya, saya mencoba sebuah hotel di kawasan Mayang, masuk dari simpang mall Jamtos. Tepatnya di belakang rumah sakit Abdul Manap Jambi. Di dalam kompleks perumahan Puri Mayang. Rumah Kito nama resort ini. Unik ya. Ini adalah hotel bernuansa resort pertama di Jambi.  

1-p1060806

Fasad lobi hotel mencerminkan rumah adat Melayu Jambi. Lengkap dengan ornamen tangkal angin berbentuk V khas Melayu pada ujung atap. Di bawah atap sendiri diletakkan puluhan bambu. Menambah kesan tradisional. Saya suka lantainya yang menggunakan tegel lama. Pelayanan check in berlangsung cepat. Tamu dilayani sambil duduk di kursi di depan resepsionis.

1-p1060727

Jalan menuju kamar, terdapat jalan setapak terbuat dari kayu. Di sekelilingnya adalah kolam berisi ikan mas. Dua orang anak kecil tampak asyik memberi makan ikan.

1-p1060770

Kamar kami seolah-olah terapung di atas kolam. Kamar terletak di tengah-tengah bangunan. Mempunyai teras dengan dinding bambu dan sekat dari bambu. Surprise begitu masuk kamar melihat lantai dari parket kayu, bukan keramik. Semua kamar dilengkapi dengan bathtube. Suka! Apalagi anak saya paling suka berendam di bak 😀

1-p1060772

Usai istirahat sebentar, kami menuju ke danau buatan. Saya harus keluar hotel dan menuju rumah makan Dapur Kito yang menyajikan menu ikan bakar khas Manado. Letaknya persis di seberang lobi. Danau ini berada di dekat Dapur Kito.

Rumah makan ini tak kalah cantik. Ornamen ruangan dari bambu seperti partisi ruangan, hiasan dinding dan atap menambah kesan cantik dan instagram-able. 

1-p1060809

Danau Cinta, pulau Cinta dan jembatan Cinta. Beberapa spot yang bisa dipakai untuk foto-foto bareng pasangan. Pulau Cinta adalah pulau buatan kecil di tengah-tengah danau yang dari atas berbentuk hati. Sedangkan di jembatan Cinta kamu bisa menaruh gembok, menulis nama kamu dan mantan pasangan dan membuang kuncinya ke dalam danau. Biar cinta kalian abadi, konon katanya.

1-p1060816

1-p1060730

1-p1060736

Kami melanjutkan langkah menuju tempat bermain anak di seberang danau. Sekilas tampak beberapa mainan anak seperti ayunan, jungkat-jungkit, titian dari ban. Sayang hanya ayunan yang bisa dipakai. Jungkat-jungkit rusak. Titian dari ban seakan tak terurus ditumbuhi rumput liar. 

1-p1060735

Di belakang taman bermain ini ada persawahan. Sayang, sawahnya kering ditumbuhi rerumputan. Tidak seindah di instagram huhuhu. Begitupun sebuah traktor bekas yang ada di tengah-tengah sawah. Hampir seluruh badannya ditutupi rumput.

***

Selamat pagi, saya selalu penasaran dengan apa yang disajikan hotel kepada tamunya. Tak terkecuali dengan menu sarapan di Rumah Kito. Lokasi restoran berada tepat di antara lobi hotel dan kolam renang.

Menunya standar hotel lain seperti bubur ayam, nasi, ayam, sayuran, gado-gado. Menu khas Jambi tersedia nasi gemuk. Lucunya di label nama keliru ditulis lontong sayur. Semuanya enak, kecuali potongan buah yang terasa masam, kurang segar lagi.

1-p1060804

Saya cukup terkejut menjumpai kain batik sebagai hiasan restoran yang motifnya mirip dengan seragam kantor saya. Namun, warna batik ini sudah agak pudar.

1-p1060798

Siap sarapan, Nia saya ajak berenang. Awalnya dia menolak dan takut. Begitu kakinya saya celupkan ke kolam renang anak, justru Nia kegirangan.  

1-p1060795

Liburan ke Jambi? Bolehlah dicoba menginap di Rumah Kito.

Iklan

8 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s