Kuliner Boyolali

1-dsc07241Soto Seger

Setiap kali melewati Pasar Sunggingan, Boyolali, selalu terlihat deretan mobil dan motor di sebuah jalan tidak jauh dari pasar. Memadati bahu jalan di kiri dan kanan jalan hingga menyusahkan setiap kendaraan yang akan keluar dan masuk. Kendaraan ini memadati sebuah warung soto bernama Soto Seger.

Soto Seger adalah makanan yang wajib saya coba jika pulang ke Boyolali. Nasi panas dalam mangkuk kecil diberi tauge, potongan ayam atau daging, bawang goreng, seledri dan disiram kuah panas bening. Rasanya gurih. Ditambah sambal, makan soto menjadi terasa sangat spesial dan amat menggugah selera. Saya biasanya nambah satu mangkuk lagi kalau makan soto ini.

1-dsc07240 Maaf fotonya goyang, gagal fokus, fokusnya ke sotonya :p

Tak hanya soto, pengunjung bisa memilih beberapa teman makan soto seperti sate telur puyuh, sate jeroan, tempe goreng, tahu bakso, tahu bacem, rempeyek dan aneka lauk lain. Sambil makan, pengunjung akan ditemani pemusik yang memainkan lagu-lagu Jawa. Pengunjung datang silih berganti. Saat jam makan siang, kita tidak bisa duduk berlama-lama setelah selesai makan karena banyak pengunjung yang mengantri untuk duduk. Saat membayar di kasir, saya sering membeli mentho. Makanan kecil terbuat dari campuran ubi, kepala dan kacang lalu digoreng.

Selain soto Seger, soto lain yang menjadi buruan pengunjung di Boyolali adalah antara lain soto Ndhelik, soto Sedaap dan Soto Rumput. Disebut Ndhelik karena lokasinya yang agak tersembunyi. Lain halnya dengan soto Rumput. Meski namanya unik, soto ini tidak menggunakan rumput sama sekali.

Menurut saya, antara soto Seger dan Soto Ndhelik rasanya tidak jauh berbeda. Sama-sama enak. Meski di beberapa kota bisa ditemui soto yang menggunakan nama Soto Seger, soto ini hanya membuka cabang di Boyolali saja.

Sego Jagung

Satu lagi kuliner yang bisa ditemui di seluruh penjuru Boyolali yaitu sego jagung atau nasi jagung. Tidak seperti soto yang dijual di rumah makan, nasi jagung dijual di tepi jalan atau di dalam pasar. Biasanya dijual oleh ibu-ibu yang umumnya berusia sepuh. 

Nasi jagung umumnya ditemani lauk ikan asin atau peyek ikan asin, sayuran seperti daun ubi, daun pepaya, sambal urap, sambal bawang dan sambel tumpang. Sambal tumpang sendiri adalah sayuran semacam gulai kecokelatan dibuat dari fermentasi tempe (istilahnya tempe semangit) dan diberi pijer atau tepung tapioka sehingga kental.

Baca juga : Rindu Nasi Jagung

Sayang nasi jagung hanya bisa dijumpai di Jawa. Beberapa tahun merantau, belum pernah sekalipun saya menemukan penjual nasi jagung. Ah, saya jadi kangen kampung halaman.

1-dsc07242

Iklan

15 comments

  1. Ah sama kita, Kak. Tiap dolan ke Solo, lewat Boyolali, pasti nyempetin mampir ke Soto Seger. Sotonya semangkok kecil, ngambil lauknya yang ngga tanggung-tanggung. Semua diambil .. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s