Iqbal Rois Kaimudin : The Cancer Survivor

Sebelum menjadi “anak gunung” seperti sekarang ini, saya pernah menjadi “anak pantai” selama dua setengah tahun. Saya tinggal di sebuah kota kecil di kabupaten Karimun, Kepulauan Riau bernama Tanjung Balai Karimun, lantas ditugaskan di Tanjung Batu, masih di kabupaten dan provinsi yang sama. Pengalaman tinggal di wilayah pantai dan pulau membuat saya memiliki kenangan yang indah akan tempat itu.

Angin lantas membuat saya terbang melintasi lautan, hingga saya terdampar di beberapa kota kecil di pelosok Jambi. Pertama saya kembali ditugaskan di Sungai Penuh, kota dingin di ujung barat Jambi, lantas ke Bangko.

Kenangan tentang Kepulauan Riau tak hilang meski saya sudah tak lagi tinggal disana (saya pernah KTP yang diterbitkan di Karimun lho). Entah darimana mulanya, saya berkenalan dengan Iqbal, pria Ambon yang menetap di Batam. Saya tak ingat pasti kapan tepatnya pertama kali mengenal sosok pria ini. Mungkin sekitar 3 atau 4 tahun yang lalu. Entahlah, saya lupa. Berawal dari postingan di blog pribadinya jalankemanagitu.wordpress.com yang kini telah berganti nama menjadi jalankemanagitu.com. Saya kembali dibuat bernostalgia dengan Kepri, khususnya Karimun.  

Tak hanya bercerita tentang Karimun, Iqbal banyak bercerita tentang Batam dan kota-kota lain di Kepri seperti Bintan, Tanjung Pinang serta wisata pulau yang memang menjadi primadona di Batam. Seakan sebuah portal wisata lengkap, blog Iqbal menjadi rujukan utama wisata di Batam dan sekitarnya.

Iqbal yang bekerja di dunia perbankan amat membantu saya ketika hendak mengajukan aplikasi kredit rumah. Tahun ini Iqbal mendapat hadiah tiket gratis jalan-jalan ke Jambi. Dia sempat bertanya-tanya seputar wisata di Jambi. Namun, sayang… musibah itu datang …

Rupanya sejak tahun 2014, Iqbal menderita sakit wasir. Rupanya, sakit tersebut mengakibatkan saluran pembuangan di pencernaannya harus diangkat. Selanjutnya, Iqbal harus menjalani hidup dengan kantong stoma selama hidupnya.  

Cerita kesehatan rupanya Iqbal tak berhenti di situ,  ia rupanya mengidap tumor usus nan ganas. Berbagai jenis pengobatan sempat ia jalani, mulai dari pengobatan medis, herbal hingga alternatif. Meski dirundung sakit, Iqbal masih aktif menulis di blog sambil menjawab semua komentar yang masuk. Kondisi kesehatannya perlahan membaik.

12 Oktober 2016, teman saya Danan mengirimkan pesan di ponsel yang membuat saya amat terkejut. Alloh swt sudah memanggil Iqbal untuk selama-lamanya. Selamat jalan Iqbal, selamat beristirahat. Kami akan selalu merindukanmu. T.T Terimakasih atas hadiah voucher hotelnya, meski aku belum sempat mempergunakannya, Bal…

Kata-kata cinta terucap indah | Mengalir berzikir di kidung doaku
Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya Ilahi…
Lagu Muhasabah Cintaku cover oleh Iqbal Rais Kaimudin

#TributeToJalanKemanaGitu  

Tulisan merupakan postingan bersama #bloggerKepri yang didedikasikan bagi Iqbal Rois Kaimudin, seorang travel  blogger asal Batam yang kisah perjalananya menginspirasi banyak orang.

tributetojalankemanagitu
Dari kami untukmu, Bal… :

1. Dian Radiata | Selamat Jalan Sahabat Kami, Iqbal Rois Kaimudin
2. Chairudin Lukman | Nyanyian Terakhir Sang Idola
3. Silviana | Kenangan Tentang Iqbal Rois Kaimudin
4. Chahaya Simanjuntak | Adeeva Ayahmu Orang Hebat
5. Ahmadi Sultan | Ketika Bertemu Dalam Mimpi
6. Aji & Yunita | Selamat Jalan, Iqbal
7. Danan Wahyu | Kuliner Vege Ala Batam
8. Sarah | Selamat Jalan Sang Motivator Travelingku, Iqbal Rois
9. Choty | Sebenar-benarnya Kehidupan Adalah Pulang
10. Ahmad | Selamat Jalan Mas Iq
11. Dian Fernanda | Nyampe di Sambu Karena Jalankemanagitu
12. Wenceu | a Tribute to Jalankemanagitu
13. Fauzi | Kehadirannya Sungguh Berharga
14. Akut Wibowo | Bagaimana Iqbal Rois Menginspirasi Saya
15. Ruziana | Iqbal Rois: Pribadi yang Bertanggung Jawab
16. Harahap Soleh | Sampai ke Rumah yang Sesungguhnya
17. Ira Sandae | Sepekan Kepergian Almarhum
18. Agus Saputra Asad | Sang Pemilik Jalankemanagitu Sang Pejuang Kehidupan
19. Fadli R. Pilli | Testimoni Terakhir Iqbal Rois
20. Yulia Marza | Antara Sudut Sakit, Harapan Sembuh, dan Tempat Terbaik
21. Lina Sasmita | Selamat Tidur Panjang Iqbal Rois Kaimudin
22. Avant Garde | Iqbal Rois Kaimudin : The Cancer Survivor

Foto oleh Dian Radiata

Iklan

34 comments

  1. Walaupun saya tidak mengenalnya, saya hanya bisa mendoakan semoga semua amal ibadahnya diterima Tuhan YME. Saya sempat mengklik tautan yang Kang Advant tulis di atas dan singgah membaca blognya. Sebuah pertanyaan (yang sering melintas di pikiran saya) kembali tersirat: “Kenapa ya, orang baik selalu cepat dipanggil oleh Yang Maha Kuasa?”

    Saya teringat dulu juga saya pernah berjuang melawan kanker (leukemia) hingga stadium 3. Syukur alhamdulillah penyakit tersebut berhasil diangkat, sehingga saya menjadi jauh lebih sehat sekarang. Tetapi saya tidak sehebat Iqbal Rois yang dalam keadaan sakit saja sangat produktif menulis. Sedangkan saya? Sehat saja malas menulis.

      • Waktu itu saya berasumsi tidak ada penyakit dalam diri saya. Jadi saya hanya melakukan kegiatan seperti biasanya saja. Meskipun pengobatan tetap dilakukan. Subhanallah, semua kuasa Allah. Setelah terbebas dari penyakit itu, saya merasa terlahir kembali dengan jiwa yang baru. Tubuh saya jauh lebih sehat setelah itu.

        • ingat waktu baca postingan kang Ogi soal pemilihan abang-none ala kalteng itu, yg kang Ogi masih kurus, semangat dan positif thinking itulah yg menyembuhkan kita kan kang… 😉 alhamdulillah

  2. Meskipun selama ini aku kenal Iqbal cuma sebatas di dunia maya, tapi sangat terkesan dengan pembawaannya yang bersahabat dan selalu ceria. Segala kisah tentang sakitnya diceritakan apa adanya tanpa dibuat drama, dia juga selalu tampak semangat dan optimis bahwa segalanya akan berujung pada kebaikan. Semoga Iqbal beristirahat dengan tenang, dan segala tulisannya menjadi ilmu bermnfaat serta ladang amalnya. Amiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s