Terbengong-Bengong di Goa Rong View

Kamu pecinta ketinggian? Atau suka selfie berlatar panorama dari ketinggian? Goa Rong View di Tuntang, Kabupaten Semarang bisa dicoba untuk didatangi. Terletak di sebuah puncak bukit di perkebunan karet Tlogo Resort, pengunjung bisa menyaksikan pemandangan Rawa Pening dari ketinggian yang dikelilingi gunung Merbabu, Telomoyo dan Ungaran.

Selain Goa Rong, tempat wisata ketinggian yang sedang hits di Semarang terdapat di Eling Bening, Ambarawa. Skip dulu ke Eling Bening, mari ke Goa Rong.

Sebelum ke Goa Rong, saya dan tim (adek dan ipar saya) berjumlah empat orang singgah dulu di Bakso Pak Gendut di dekat pom bensin Tuntang. Saya pesan mie ayam. Satu hal yang saya rindukan dari mie ayam di Jawa adalah sayurannya melimpah, yaitu sawi, acar timun dan daun bawangnya. Kuahnya juga tidak kental nan berminyak seperti mie ayam di Sumatera.

1-img_20160715_133213

penampakan mie ayam Pak Gendut

Menuju Goa Rong, dari arah Solo pengunjung bisa berbelok ke kanan jalan sebelum rumah makan Tahu Baxo Bu Pudji melewati jalan perkampungan. Dari arah Semarang, belok kiri di simpang Stasiun Tuntang habis jembatan Tuntang, ikuti jalan lantas belok kanan ke arah Tlogo Resort. Jalan dari arah Solo maupun Semarang akan bertemu di sebuah simpang kecil di dalam perkebunan karet yang dikelola PTPN. Mau foto-foto di kebun karet? Bisa! Dari perkebunan karet ikuti saja petunjuk arah yang akan membawa pengunjung menuju pucak bukit. Nanti terdapat sebuah pos jaga sekaligus tempat penjualan tiket masuk.

Saat hari biasa tiket masuknya Rp 3.000,- perorang dan saat Sabtu/Minggu Rp 5.000,- belum termasuk parkir. Setelah membayar tiket, saya diberi kupon yang bisa ditukar dengan welcome drink di atas bukit nantinya. Hm, macam di hotel saja yak! Meski jalannya kecil dan berliku, demi keselamatan pengunjung, petugas di bawah akan memberitahu petugas di atas jika ada mobil yang lewat lewat radio komunikasi. Begitu juga sebaliknya. Profesional sekali!

Dari bawah ke atas di kiri kanan jalan adalah kebun karet hijau nan luas. Mata jadi adem, hati jadi ayem. Tiba di atas, saya menukar kupon dengan segelas kopi yang sudah dikemas di kafe. Duh, sayang, dalam sedotan pertama kopinya asam sekali. Rasanya kurang enak. Nggak bawa bekal? Disini tersedia kafe dan restoran. Saya tidak menjumpai daftar menu yang dipasang jadi tidak tahu makanan apa yang disediakan. Bagi yang mau beribadah mushola cukup bersih. Taman bermain anak juga banyak. Cocok buat piknik keluarga. Tempatnya bersih, tempat sampah tersebar dimana-mana. Meski tiket masuknya murah, pengelolaannya bagus sekali karena dikelola oleh Tlogo Resort. Semoga kebersihannya tetap terjaga.

1-img_20160715_140541_1

Rawa Pening dari ketinggian, pagarnya tinggi sehingga aman untuk anak-anak

Sayang, ketika di puncak, awan hitam tebal menaungi langit Semarang. Pemandangan di depan saya berupa siluet Rawa Pening yang diselimuti kegelapan. Meski demikian, saya bisa melihat jalanan Solo-Semarang dan mobil-mobilnya yang tampak mini dilihat dari atas. Keren!! Dari beberapa blog, waktu terbaik untuk ke Goa Rong adalah saat pagi atau senja. Angin berhembus cukup kencang. Jangan lupa bawa jaket atau selimut pasangan yah hahaha, biar hangat. Maaf, ini bercanda.

1-img_20160715_140429

View favorit melihat Rawa Pening

Lalu, dimanakah goanya? Dari puncak bukit, saya perlu menuruni anak tangga selama sepuluh menit untuk mencapai goa. Goa Rong sendiri berada di pinggang bukit. Ternyata, tidak jauh dari tepi jalan menuju puncak bukit. Rong dalam bahasa Jawa berarti lubang. Lubang goa cukup kecil untuk dimasuki manusia. Saya harus menunduk untuk melihat isi dalam goa. Kami hanya berfoto-foto di depan goa lantas pulang. Sesekali kami berhenti karena kecapekan hehe. 

1-img_20160715_142458

Goa Rong yang tidak besar

Iklan

10 comments

  1. Wah sampai goa Rong nya ya Mas Isna, saya turun tangga beberapa langkah balik lagi. Kalau dari pengkolan jalan saat naik malah lebih dekat. Cobain senjanya Mas, mestinya indah (meski saya juga naik di siang hari). Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s