Pengalaman Bekam untuk Kali Pertama

Saya pertama kali dengar manfaat bekam dari mas Danang. Katanya bekam membuat badan fresh dan bisa mencegah berbagai penyakit. Jangankan tertarik, melihat badan ditusuk-tusuk jarum hingga berdarah saja saya sudah ngeri membayangkannya.

Bulan lalu saya merasakan sakit kepala belakang dan pundak serta kesemutan. Ketika diperiksa dokter langganan, saya menderita kolesterol dan darah tinggi (hipertensi). Saya agak kaget karena (biasanya) saya pengidap darah rendah, bukan sebaliknya. Saya diberi obat penghilang rasa sakit dan obat maag karena lambung saya diduga bermasalah.

Saya buang jauh-jauh daging merah, makanan cenderung asin, jerohan dari daftar menu. Selain obat dokter, saya perbanyak makan ketimun, semangka dan aneka buah. Seminggu berlalu. Obat generik dari dokter sudah habis. Saya masih merasa pening kepala. Cek tensi di rumah kawan, tensi saya masih agak tinggi, 125/90.

Atas saran teman kantor, saya mencoba bekam. Pengobatan alternatif yang menggunakan media jarum dan cup / alat vakum. Info dari gugel, saya harus mandi air panas terlebih dulu sebelum dibekam. Lantas puasa makan dan minum selama 2 hingga 3 jam.

Bekam sendiri dalam Islam merupakan metode pengobatan yang dijalankan oleh Rasul. Tekniknya dengan cara detoksifikasi atau mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh. Darah kotor dipercaya merupakan pembawa bibit penyakit. Bekam terdiri dari bekam kering (hanya menggunakan cup) dan bekam basah (menggunakan cup dan jarum).

Saya datang sendirian ke sebuah klinik bekam steril di jalan Sudirman KM. 3. Saya disambut mbak-mbak berpakaian muslimah plus cadar. Sambil menunggu terapis datang, saya harus mengisi formulir berisi data pribadi, termasuk data medis berupa tekanan darah, berat dan tinggi badan, penyakit yang pernah dialami, hingga keluhan penyakit.

Sebelum bekam dimulai saya dipersilakan untuk berwudhu. Sesuai aturan, pasien laki-laki ditangani oleh terapis pria. Begitu juga dengan pasien wanita. Tempat bekam berada di sebuah bilik kecil di lantai dua. Kamarnya sendiri hanya diisi satu ranjang kecil dan meja kecil di samping. Di atas meja diletakkan nampan besi berisi cup, pena jarum dan semacam minyak urut. Melihat alat-alatnya saja membuat nyali ciut.

Tahap selanjutnya adalah saya disuruh buka baju dan tengkurap di ranjang. Mas-mas terapis membaca doa lantas punggung saya diolesi dengan minyak zaitun lalu dipijat. Pijatannya enak, tidak lembut tapi juga tidak kasar. Saya sampai hampir ketiduran. Setelah berapa saat, satu persatu titik titik di punggung ditaruh cup dan divakum sebagai langkah anestesi. Kulit punggung terasa tegang dan seperti ditarik. Total ada 7 titik di punggung mulai dari bahu atas hingga pinggang yang diberi cup.

Saat punggung telah terasa kebas, proses bekam dimulai. Terapis melepas cup lantas  menempelkan alat penusuk kulit semacam pena yang dilengkapi dengan jarum kecil. satu cup terdiri dari beberapa tusukan. Rasanya? Hampir tidak berasa, kalaupun saya rasakan rasanya hampir seperti digigit semut. Beberapa kali terapis menanyakan apakah saya merasakan sakit melihat saya menggeliat keenakan kegelian dengan jarum bekam. Setelah darah merembes keluar, punggung kembali divacum untuk merangsang lebih banyak darah. Selain di punggung, tengkuk saya juga dibekam sebanyak 2 titik.

Kata terapis, darah saya yang keluar masih sedikit. Wajar karena saya baru pertama kali bekam. Saat bekam kedua dan seterusnya, darah yang keluar bisa lebih banyak. Selesai bekam, saya dipijat lagi dan diberi susu jahe plus madu untuk mengembalikan stamina.Habis bekam saya tak boleh langsung makan. Paling cepat dua jam. Pun dua jam setelah bekam saya diharuskan mandi dengan air hangat.

Habis bekam badan saya terasa rileks. Berangsur-angsur, sakit di kepala saya sirna pada sore harinya. Sekarang, alhamdulillah kesemutan saya sudah jauh berkurang. Tertarik mencoba bekam?

Perbedaan bekam dan donor. Sumber : Bekamfast

bekam

Manfaat bekam. Sumber : Bekamfast

bekam4jpg

 

Iklan

19 comments

  1. Mamaku dulu kena kolesterol tinggi. Berkat rutin minum ramuan bunga rosela selama beberapa bulan alhamdulillah sekarang sembuh.

    Saya sendiri paling takut kalau berurusan dengan hal-hal yang berbau darah. Sering parno dan trauma dengan penyakit leukemia yang pernah saya idap 9 tahun lalu. Sekarang malah sering vertigo, tapi gak mengandalkan apa-apa untuk kesembuhannya. Dan (beruntungnya) terapi bekam belum ada di daerah saya. Hehehe…. (Hiks)

  2. (Paragraf 5)Bekam terdiri dari dua macam. Yg pertama bekam kering yg kedua bekam kering. Dua2nya bekam kering mas?

    Aku belum pernah coba bekam. Takut karena ada darah2nya 😀

    • salah ketek yuk, la dibenarke… hihihi, mokasi koreksinyo
      enak kok dibekam, kayak habis spa … aku malah pengen dibekam lagi
      bekam kering cuma ngeluarin angin, cocok kalo masuk angin atau gak enak badan
      kalo bekam basah ngeluarin darah kotor pake jarum 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s