Fort de Kock dan Taman Kinantan

Jauh sebelum jam Gadang menjadi ikon kota Bukittinggi, tersebutlah sebuah benteng pertahanan yang menjadi mercu tanda kota ini : Fort de Kock. Namanya diambil dari nama wakil gubernur jenderal yang berkuasa di Hindia Belanda saat itu. Dibangun di atas bukit Jirek pada 1825, Fort de Kock menjadi bangunan kebanggaan pemerintah Belanda di Sumatera Barat. Lambat laun, tumbuh sebuah kota kecil di bawah bukit itu yang diberi nama sama dengan benteng tersebut.

2014-10-18 14.12.59

Tidak seperti benteng kebanyakan yang berbentuk segi enam atau segi delapan dan berukuran kolosal, bangunan utama Fort de Kock hanya menyisakan sebuah bangunan mini dua lantai menyerupai pos jaga. Lantai pertama adalah bangunan terbuka dengan empat pilar besar. Lantai kedua merupakan bangunan inti.

Saat ini benteng Fort de Kock hanyalah sebuah bangunan kecil dengan lumut disana-sini. Sebuah penanda bahwa ini adalah benteng pertahanan adalah ditempatkannya empat buah meriam di sekeliling benteng.

Fort de Kock saat ini masuk dalam kawasan taman Kinantan. Taman Kinantan sebenarnya bukan taman yang biasa-biasa saja. Melainkan sebuah taman yang cukup luas yang terdiri dari sebuah kebun binatang, taman budaya dan terhubung dengan benteng Fort de Kock melewati jembatan Limpapeh.

2014-10-18 14.04.01 Jembatan Limpapeh dibangun tahun 1990-an menghubungkan bukit Jirek (Fort de Kock) dengan bukit Cubadak Bungkuak (kebun binatang Taman Kinantan). Membelah jalan utama kota Bukittinggi, dari atas jembatan di sebelah kiri tampak pemandangan jam Gadang di kejauhan. Di sebelah kanan adalah kantor walikota Bukittinggi.

2014-10-18 1000D 3000a

Tiket masuk ke taman Kinantan atau Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan cukup murah. Untuk dewasa cukup membayar Rp 10.000,- dan Rp 3.000,- untuk anak-anak. Tambah lagi Rp 1.000,- perorang sebagai tiket masuk ke museum rumah adat Baanjuang. 

Taman Kinantan adalah salah satu kebun binatang tertua yang ada di Indonesia dan kebun binatang pertama di Sumatera Barat sebelum taman satwa Kandih di Sawahlunto. Dibangun pada tahun 1900 awal, taman Kinantan awalnya hanya berupa sebuah taman bunga biasa. Baru pada tahun 1929 diresmikan sebagai  Fort De Kocksche Dieren Park atau Kebun Binatang Fort de Kock. Masa kemerdekaan, kebun binatang Bukittinggi berubah nama menjadi taman Puti Bungsu. Pada tahun 1995, taman Puti Bungsu disatukan dengan Benteng Fort de Kock lewat jembatan Limpapeh menjadi Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan. 2014-10-18 13.31.49 

Pernah menjadi kebun binatang dengan koleksi hewan terlengkap di pulau Sumatera, taman Kinantan sudah hilang kejayaannya. Banyak kandang yang kosong, hewan yang murung dan sampah berserakan. Seeekor gajah Sumatera tampak galau lunglai karena kakinya dirantai. Meskipun papan larangan membuang sampah terdapat dimana-mana. Tiket yang murah belum diimbangi dengan kesadaran pengunjung untuk berperilaku bersih.2014-10-18 14.00.06

Pada sebuah sudut, hewan-hewan koleksi kebun binatang yang mati dan telah diawetkan hanya menjadi objek merana yang seakan menunggu untuk dibuang begitu saja. Menyedihkan!
Masih di area taman Kinantan, berdiri megah sebuah rumah Gadang khas Minangkabau berarsitektur gajah maharam. Berfungsi sebagai museum yang memamerkan sejarah, adat istiadat kesenian dan budaya Minangkabau. Dibangun tahun 1935, rumah gadang ini masih bertahan sampai saat ini. Sayang ketika berkunjung, rumah ini sedang ditutup dalam rangka pemugaran.
2014-10-18 13.40.34
Lucunya museum ini juga mengumpulkan beberapa hewan yang aneh seperti pada gambar di bawah ini. Semoga ke depannya perawatan satwa-satwa di taman Kinantan lebih diperhatikan lagi.
2014-10-18 13.35.03

Iklan

4 comments

  1. saya pernah berkunjung kesini … sayang banget tidak dirawat, padahal kalau dikemas baik akan menjadi tempat yang sangat menarik dan asyikk untuk di kunjungi, apalagi posisinya ada di atas bukit. butuh orang kreatif untuk mengemasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s