80 Fakta Tentang Bangko

DSC09797tahu ini dimana?

Bangko / Bangkok ?
1. orang lebih tau Bangkok ketimbang Bangko
2. gugel juga lebih tau Bangkok
3. coba cari di gugel pasti yang muncul : maksud Anda bangkok?
4. pasti habis ini kamu langsung buka gugel hahaha
5. banyak yang mengira Bangka dan Bangko itu sama
6. pendatang yang baru tinggal di Bangko sering mengeluh kepanasan
7. sering mati lampu
8. air juga sering mati
9. banyak pendatang punya 1001 alasan tidak kembali ke Bangko

Tempat Makan
10. orang Bangko merasa kekinian kalo sudah makan di saimen
11. atau steak arah Sarolangun
12. sarapan utama di Bangko kalo nggak lontong sayur ya nasi gemuk
13. atau bubur ayam arah ke hotel Permata
14. atau ketoprak arah ke SMP 4
15. pendatang di bangko heran lihat orang pagi2 sarapan sate padang
16. ada 100 warung pecel lele di Bangko
17. maksudnya tiap jarak 100 meter ada warung pecel lele
18. ada yang rame banget, ada yang agak sepi, ada yang sepi banget
19. yang sepi banget seringnya tiba-tiba tutup selamanya
20. tapi tiap tahun semakin banyak warung pecel lele di Bangko
21. banyak anak gaul Bangko ke Saimen cuma untuk online gratisan
22. pesennya roti satu, secangkir cappucinno tapi online WiFinya berjam-jam

Belanja
23. nggak ada mall di Bangko, adanya melati dan rina
24. alfa dan indomaret baru masuk ke Bangko sekitar dua tahun ini
25. ada 4 indomaret di Bangko : di Dusun Bangko, dekat jembatan layang, di samping polres, sama di dekat loket Family
26. alfamart lebih banyak lagi : di Pasar Atas ada 2, di pom bensin, dekat rumah sakit, dekat DPRD, dekat ujung jalur, sama di jalur KONI.
27. pendatang di Bangko bingung kalau ditanya oleh-oleh khas Bangko
28. tempat belanja utama di Bangko di Pasar Bawah dan Pasar Baru
29. orang Pasar Bawah sering menyebut Pasar Baru dengan Pasar Atas

Wisata
30. pendatang sering mengeluh tidak ada tempat wisata

31. warga asli Bangko tidak pernah berfoto di Jam Gento
32. seringnya foto di Jembatan Syamsuddin Uban
33. itu nama resmi jembatan gantung Pasar Bawah
34. pendatang jarang yang foto-foto di jembatan layang
35. warga asli Bangko sering nongkrong di jembatan layang lihat sunset di sore hari
36. karena kalo pagi hari bukan sunset tapi sunrise
37. kadang ke Teluk Wang lihat sungai
38. “Ke jalur yuk!” itu artinya ajakan ke taman depan kantor bupati.

Lalu Lintas
39. pendatang di Bangko heran lihat lalu-lintas di jalur tiga yg semrawut
40. heran sama kendaraan yg tiba-tiba muncul dari gang tanpa melihat kendaraan di belakang
41. atau masuk ke gang tanpa melihat kendaraan dari depan atau belakang
42. kalau orang menyeberang jalan jarang yang lihat kiri kanan
43. di Bangko lampu merah depan kantor bupati tidak menyala
44. lampu merah di Pasar Bawah yang nyala tidak digubris sama orang
45. anak sekolah di Bangko gemar naik ojek bertiga sama sopirnya
46. kadang berempat
47. dan gak pernah pake helm
48. di Bangko sering terjadi kecelakaan
49. banyak yg melakukan contra flow (melawan arus) di jalur tiga
50. Bangko kalau sabtu minggu sepi
51. soalnya banyak pendatang yang pulang kampung
52. kebanyakan pulang ke Jambi atau Padang

Resepsi
52. kalo kamu diajak buat “nganter belanjo” itu artinya diajak lamaran, bukan nemenin belanja

53. orang Bangko bikin resepsi biasanya hari senen
54. atau selasa
55. atau rabu
56. atau kamis
57. biar banyak yang datang

58. soalnya kalo bikin resepsi pas wiken gak ada yang datang haha
59. acaranya biasa di rumah biar hemat
60. hampir nggak ada yang bikin acara di gedung atau hotel
61. biasanya jalan ke tempat acara ditutup

62. akibatnya banyak pengguna jalan yang kecewa dan harus memutar jalan
63. nikahan di bangko, makan dulu baru salaman sama penganten, bukan sebaliknya
64. habis acara selamatan bayi, yang datang dikasih parutan daun pandan, telur rebus, bunga manggar 65. sama bendera merah putih
66. bunga manggar maksudnya hiasan dari lidi dibungkus kertas warna-warni
67. acara nikahan biasanya dari siang sampe Maghrib
68. acara lahiran bayi mulai dari habis Maghrib
69. acara nikahan nggak akan jalan kalo nggak ada organ tunggal
70. sama makanan (tentu saja)

Bahasa Daerah Bangko
71. bahasa pergaulan di Bangko adalah bahasa Melayu Jambi
72. kadang pakai bahasa Minang kalau orang Padang
73. di Pasar Baru, banyak pedagang non-Jawa yang paham bahasa Jawa
74. panggilan “Yuk” di Bangko bermakna “Mbak/Kakak” bukan “ayo”
75. setiap laki-laki baik muda dan tua sering dipanggil “om”
76. “tante” buat perempuan
77. panggilan “awak” buat “kamu”
78. kalau orang tua temanmu usaha “manisan” artinya dia menjual bahan sehari-hari
79. bukan manisan buah apalagi manisan sayur
80. “dak ado dak” artinya “nggak ada sama sekali”  

Just for fun yah. Tidak ada niat untuk mendiskreditkan Bangko atau pihak-pihak tertentu. Terlepas dari kekurangan di Bangko, saya akan selalu terkenang dengan kota ini. Terinspirasi dari postingan serupa karya mas Ariesadhar.

Iklan

25 comments

  1. Hahaha lucu dan bener kabeh mas…. Terutama semrawutnya lalu lintas, di perempatan Pasar Bawah, saya pernah mau di tabrak dari belakang gara-gara saya berhenti pas lampu merah.

  2. Kyknya enak deh pagi2 bisa sarapan sate, walau blm tau klu sate padang itu gimana, apa ada bedanya dr sate umumnya.

    Dari poin 35 ke 36 berhasil membuat saya ketawa sendiri 😁

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s