8 Alasan Kamu Harus Datang ke Sumatera Selatan

[Update] Tulisan ini memenangkan lomba blog Wonderful Sriwijaya kategori Juara Hiburan!
Untitled
 

Buat saya, Sumatera Selatan (Sumsel) adalah salah satu kepingan terindah dalam hidup. Di Palembang, kota terbesar di selatan Sumatera ini saya menjalani satu fase kehidupan. Tahun 2006 hingga 2007 saya menimba ilmu di kota yang terkenal dengan pempek dan jembatan Ampera. Tak hanya pempek, Ampera, atau sungai Musi yang membuat saya rindu dengan Palembang dan Sumatera Selatan. Beberapa hal berikut akan membuat kamu rindu atau ingin segera berkunjung ke provinsi yang kondang dengan julukan Bumi Sriwijaya ini.

DSCN2063

Jembatan Ampera, ikon kota Palembang
Sumber : dokumentasi pribadi

1..Alam yang Indah

Sumatera Selatan terdiri dari 13 kabupaten dan 4 kota. Membentang dari Bukit Barisan di barat hingga selat Bangka di sebelah timur. Di ujung barat ada Gunung Dempo di kota Pagaralam yang merupakan gunung tertinggi di Sumatera Selatan. Di puncaknya terdapat kawah berwarna hijau toska. Malas mendaki gunung? Di kaki gunung Dempo membentang perkebunan teh yang luas seperti permadani hijau. Cakep banget!

01pagaralam

Gunung Dempo nan Indah
sumber: http://southsumatratourism.com/index.php

Beranjak ke selatan terbentang Danau Ranau yang terletak di perbatasan Sumsel dan Lampung. Tepatnya di OKU Selatan. Panorama Danau Ranau yang terletak di kaki gunung Seminung pasti bikin kamu ogah pulang.

2-Danau-RanauDanau Ranau di kaki Gunung Seminung
sumber: infopalembang.id

Pengen main air? Di Muara Enim ada air terjun setinggi 99 meter namanya Curup Tenang atau biasa disebut air terjun Bedegung. Buat yang doyan main air pasti pengen segera nyebur kan?

cimg9123

Air Terjun Bedegung
sumber: http://omnduut.com/2013/03/24/pesona-air-terjun-bedegung-dan-goa-putri/

Siapa bilang di Sumsel nggak ada pantai. Coba deh main ke pantai Pulau Mas Pari di kabupaten OKI. Di pulau yang ada di selat Bangka ini, selain bisa mandi di pantai berpasir putih, kamu juga bisa melihat bagaimana proses penetasan penyu lho.

2. Kuliner yang Menggoda

DSC01431

Pempek di 7 Ulu
Sumber : dokumentasi pribadi

Bicara soal kuliner dulu saya mikirnya kalo di Sumsel cuma ada pempek. Rupanya selain pempek, masih ada berbagai kuliner lezat. Selain itu ada pindang yang sekilas mirip sup ikan, mie celor yang berasa banget kuah udang dan santannya.

Duku dan durian yang suka disebut buah khas dari Palembang sebenarnya berasal dari daerah lain seperti OKU dan Muara Enim.

Berani mencoba sesuatu yang unik? Cobalah tempoyak. Hasil durian yang melimpah membuat masyarakat Sumsel berfikir kreatif dengan membuat durian fermentasi yang disebut tempoyak. Selain tempoyak, durian juga diolah menjadi penganan yaitu lempok.

3. Transportasi yang Handal

DSC04177

Stasiun Kertapati, Pelabuhan Boom Baru, Bandara internasional Sultan Mahmud Badaruddin II
Sumber : dokumentasi pribadi

Saya paling malas kalau jalan-jalan ke daerah yang transportnya susah dan bikin bingung. Untungnya Sumsel nggak begitu. Sumsel terhubung dengan berbagai kota di Indonesia melalui jalur udara yaitu lewat bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang. Bandara ini juga melayani penerbangan dari luar negeri khususnya Singapura dan Malaysia. Bandara Silampari di Lubuk Linggau melayani penerbangan ke Jakarta.

Dari Palembang akses ke berbagai kota di Sumsel bisa ditempuh melalui berbagai cara. Yang paling hemat adalah naik kereta api. Beberapa kota yang dilintasi moda kereta api adalah Indralaya, Prabumulih, Baturaja, Martapura, Muara Enim, Lahat, Tebingtinggi dan Lubuklinggau. 

Transportasi darat lainnya yang banyak dipakai untuk perjalanan antar kota adalah bus dan travel. Bus berangkat dari terminal Alang-alang Lebar dan terminal Karya Jaya. Sedangkan travel melayani antar jemput penumpang dari rumah ke alamat tujuan. Pertama kali ke Palembang saya naik bus lho. Waktu tempuh dari Salatiga, Jawa Tengah adalah 36 jam.

Pelabuhan Boom Baru dan Tanjung Api-api merupakan penghubung Palembang dan pulau Bangka.

Khusus transportasi dalam kota Palembang, tersedia bus kota, angkot, taksi, bus air dan Trans Musi. Trans Musi mirip Trans Jakarta atau busway.

4. Sejarah yang Kaya

DSC05890

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang
Sumber : dokumentasi pribadi

Teman, warisan masa lalu Sumsel teramat kaya. Temuan berbagai situs megalit era prasejarah di Lahat dan Pagaralam membuktikan bahwa tempat ini sudah dihuni manusia purba sejak ribuan tahun yang lalu. Tahun 2012, Lahat dianugerahi Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai kabupaten dengan jumlah situs megalit terbanyak di Indonesia sebanyak 1.027 situs yang tersebar di 41 lokasi!

Selain itu Sumsel juga dikenal sebagai pusat peradaban Nusantara di masa lalu dalam naungan kerajaan Sriwijaya. Bukti-bukti sejarah keagungan Sriwijaya bisa dijumpai di situs Taman Purbakala Sriwijaya di Karanganyar dan Bukit Siguntang di kota Palembang.

Rangkuman kisah sejarah dan budaya Sumsel dikisahkan dengan apik di Museum Balaputradewa, Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, dan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera). Ketiganya museum tersebut terdapat di Palembang dan sudah pernah saya kunjungi #hore. Di Lubuk Linggau dibangun Museum Subkoss Garuda untuk mengenang perjuangaan para pahlawan semasa masa revolusi fisik pasca kemerdekaan.

5. Keramahan Masyarakat dan Budaya yang Unik

Satu hal yang saya rasakan ketika tinggal di Palembang adalah keramahan masyarakat dan keunikan budayanya. Contoh keramahan tersebut adalah tradisi menyambut tamu dengan kue 8 jam. Disebut demikian karena proses pembuatan kue ini adalah 8 jam. Lama sekali.

Salah satu contoh keunikan budaya di Palembang terwujud dalam bahasa Palembang. Bahasa Palembang berakar dari bahasa Melayu dialek o yang berasimilasi dengan bahasa Jawa pesisir. Sebutan Wong Kito Galo untuk menyebut orang Sumsel berarti “Orang Kita Semua”.

Rumah Limas yang merupakan rumah adat wong Pelembang merupakan perpaduan rumah panggung khas Melayu dengan atap limas khas Jawa. Unik, bukan?

DSCN2004

Rumah Limas di Museum Balaputradewa
Sumber : dokumentasi pribadi

Di Kayuagung, ibukota kabupaten OKI terdapat tradisi Midang  yaitu arak-arakan pemuda-pemudi berkeliling kota pada hari Idul Fitri dengan mengenakan 14 macam pakaian adat khas OKI.

6. Olahraga Ekstrim

Di Sumsel, kamu bisa mencoba beberapa olahraga ekstrim seperti mendaki gunung Dempo di Pagaralam. Masih di gunung Dempo, kamu bisa mencoba terbang seperti burung dengan mencoba kegiatan paralayang.

bedegung_rafting

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : http://southsumatratourism.com/index.php

Olahraga air arung jeram bisa dilakukan di sungai Musi Ulu kabupaten Empat Lawang dan di sekitar air terjun Bedegung di Muara Enim.

7. Kerajinan Khas Daerah

The-Unique-Songket-Motifs-From-Palembang-CityAneka Songket Palembang
Sumber:http://www.greatnesia.com/wp-content/uploads/2013/11/The-Unique-Songket-Motifs-From-Palembang-City.jpg

Sumsel khususnya Palembang tidak bisa dipisahkan dengan songket. Kain tenun ini dibuat dari sutera dengan tambahan benang emas. Iya, emas asli. Sentra pembuatan songket di Palembang bisa ditemui di Tangga Buntung. Harga songket asli memang mahal. Mulai dari 2 juta hingga puluhan juta tergantung motif dan ukuran.

Selain itu, mebel berukir khas Palembang juga banyak diburu sebagai pengisi rumah. Sentra pembuatan mebel ukit khas Palembang terdapat di kawasan 19 Ilir. Berbagai macam barang seperti lemari, meja, cermin, tempat tidur bisa dijumpai.

Bingung beli oleh-oleh? Buat traveler budget, bisa mampir ke pusat oleh-oleh kaos khas Palembang Nyenyes. Kaos Nyenyes bisa dijumpai di Mall PTC, Jalan A Rivai dan Jalan Jend. Sudirman.

8. Festival Sepanjang Tahun

Sepanjang tahun 2016, berbagai festival digelar di berbagai kota di Sumsel.

Bulan Februari 2016, digelar Festival Imlek, Festival Cap Go Meh, Festival Cheng Ho, dan Musi Jazz Sriwijaya. Bulan Juli 2016 digelar Festival Sriwijaya XXV sebagai wadah promosi wisata, niaga dan penampilan para seniman di Sumsel.

Pada tanggal 9 Maret 2016, di Palembang khususnya di plaza Benteng Kuto Besak dan jembatan Ampera akan digelar festival Gerhana Matahari Total sebagai fenomena alam langka. Fenomena unik ini terakhir terjadi di Indonesia tahun 1983 dan akan terjadi lagi pada seratus tahun lagi pada tahun 2116.

12743600_10153900605354929_4073540684923797595_n

Sumber : http://wiranurmansyah.com/

Hayok, tunggu apa lagi. Segera atur waktu luangmu dan segera pesan tiket ke Sumatera Selatan!

Referensi : 

http://southsumatratourism.com/
http://health.kompas.com/read/2012/10/16/19440646/Dua.Rekor.MURI.untuk.Lahat
http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/16/01/31/o1tluo326-sumsel-siapkan-18-agenda-wisata-dan-budaya
https://seguguk.wordpress.com/2012/01/24/midang-adat-warisan-masyarakat-oki/

WS 1

 

Iklan

62 comments

  1. Kalau ke Sulawesi selatan, pengen sekali ke Rumah limas sama jembatan ampera. Selain empek2, kuliner di palembang mantap-mantap ya mas. Semoga sscepatnya lah bisa berkunjung kesini 🙂

  2. Gunung Dempo dan Danau Ranau mencuri perhatian nih *dasar sukanya ngalas* 😀

    Pengen cobain kuliner selain pempek juga. Sama nyoba kereta api yang dari Lampung-Palembang hehehehe.

    Semoga menang ya Om 🙂

  3. Ya Tuhan itu pose di meriamnya judes banget sih Mas, kayaknya kalau ada orang berani senggol langsung kalian bacok :hehe :peace. Bagus… saya tertarik banget ke Palembang, memenuhi janji dengan Om Nduut buat main ke kotanya :)). Terutama sekali memang ingin kepo lebih jauh soal sejarah Sriwijaya yang termashyur… masa cuma di Jawa sih eksplorasinya :hehe. Mudah-mudahan suatu hari bisa ya.

    Semoga berhasil dengan kompetisinya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s