Traveling with Omnduut#1 : Kembali ke Bumi Sriwijaya

Burung besi Nam Air yang kami naiki sebentar lagi menjejakkan kaki di bumi Andalas. Setelah hampir dua jam perjalanan menikmati angkasa antara Jogja dan Palembang. Beberapa saat lagi kami harus meninggalkan kursi nyaman ini. Kursi eksekutif ini kami dapatkan bukan karena kesengajaan. Melainkan keberuntungan karena kami terlambat check in, sehingga ‘terpaksa’ duduk di kelas bisnis. Nia yang biasanya tidur jika naik pesawat kali ini sibuk mondar-mandir di kabin.

Beberapa jam sebelum naik pesawat, saya sempat senewen karena mobil yang hendak membawa kami menuju bandara tidak kunjung datang. Kecemasan saya sirna. Kami tiba di Adisutjipto setengah jam lebih cepat dari perkiraan.

DSC01388 DSC01396
mamam nastar di dalam kabin – foto2 di bandara Palembang

Sampai Palembang, rupanya Yayan, kawan yang tinggal di Plaju sudah menanti saya bersama ibundanya. Kami langsung naik ke mobilnya dan menuju kawasan Sukabangun di Km. 5. Saya ingin menunjukkan pada Nia dan istri tempat kuliah saya dulu di Palembang. Sekaligus nostalgia. Sebenarnya Nia sudah pernah ke Palembang, meski waktu masih berumur satu bulan dalam kandungan.

DSC01403
kampus BDK Palembang

Tidak banyak yang berubah dari kampus ini. Selain tulisan ‘departemen’ telah diganti menjadi ‘kementerian’. Hanya sebentar saya mengambil beberapa foto, saya kemudian permisi beranjak pergi. Saya beruntung bertemu bu Sumi, ibu kos zaman saya kuliah dulu yang baik hati. Rumahnya sudah jauh berubah sejak saya kuliah dulu. Sayang saya hanya bertemu ibu seorang. Seluruh anggota keluarganya sedang tidak di rumah. Perbincangan hangat mengalir selama beberapa saat hingga saya kembali bergabung dengan Yayan. Pulang ke rumahnya di kawasan Plaju, Seberang Ulu.

Malam harinya kami bertandang ke rumah mbak Nur di kawasan Ilir Barat. Dia seorang pendaki yang pernah datang ke Kerinci. Saya bertemu mbak Nur waktu sama-sama singgah di tempat om Gee Wan di Jambi. Tak lupa saya diajak berkeliling kota Palembang.

Datang ke Palembang tak cukup rasanya tanpa melihat Ampera dan makan pempek. Jadilah malam itu Yayan mengajak kami melihat Ampera dari Ulu dan makan pempek disana. Pemandangan dari Ulu tak berbeda jauh jika dibandingkan dari Ilir / BKB. Malah tidak terlalu banyak orang yang menonton Ampera dari Ulu.
DSC01441
DSC01434
DSC_1032
foto bareng Omnduut, pertama kali setelah tiga kali bertemu :p (Foto by Omnduut)

Jadilah malam itu, saya menghabiskan malam bersama keluarga Yayan. Sangat mengasyikan mengisi malam bersama mereka. Ada banyak hal yang kami perbincangkan sembari menikmati pempek. Mulai soal kuliah, keluarga dan kekaguman saya tentang perkembangan kota ini. Jauh melesat dibandingkan saat saya masih tinggal disini, sembilan tahun lampau. Lagi-lagi, Palembang bukanlah sekedar kenangan.. Melainkan nuansa dan perasaan tentang kampung halaman (kedua), keakhraban dan kekeluargaan.

DSC01432DSC01431
dan nikmat pempek yang manakah yang kau dustakan?

Terimakasih banyak Yayan sekeluarga telah sudi menampung kami, mengulurkan tali persahabatan yang amat hangat, memberikan asupan nutrisi terbaik selama kami singgah di bumi Sriwijaya dan segala kebaikan yang tidak mungkinย  saya tulis saya persatu halah. Sayang, saya hanya punya waktu semalam di Palembang. Ditunggu kedatangannya di Jambi. ๐Ÿ™‚
DSC01408
nebeng foto-fotoย  di rumah Yayan

25 Comments Add yours

  1. iyoskusuma berkata:

    Nikmatin pempek di Palembang memang seru. Beberapa minggu lalu saya โ€”untuk pertama kalinyaโ€” nyicipin pempek panggang. Campuran ebi dan cuka diselipin di dalem pempek. Masih kebayang sensasi waktu isi pempek ini pecah di mulut.

    1. Avant Garde berkata:

      sip… harus makan di tempat aslinya mas

  2. Gara berkata:

    Aaaak saya mesti ke Palembaaang. Baik benar memang Om Yayan ini, saya sudah banyak baca ceritanya, doh sayang sejauh ini belum ada waktu luang untuk pergi ke sana padahal saya kepengen banget :hehe. Semoga suatu hari nanti ada kesempatan buat tandang ke tempat Om dan Mas yak :hihi.

    Atau mungkin saya bisa ke Yogya pas Mas pulang kampung, jadi kita bisa jalan bareng? *maunya… :haha*.

    1. Avant Garde berkata:

      wajib ke rumah omnduut / yayan kalo ke palembang hehehe…
      rencana bulan mei sama lebaran tahun depan gar, hayook singgah…
      tidak jauh dari rumah (30 menit naik motor) ada candi hindu juga namanya candi klero, mana tau mau lihat
      udah banyak juga yg nulis, tinggal di gugling ajah…

      1. Gara berkata:

        Mau dong mas, mau mau :hihi. Bulan Mei rencananya tanggal berapa Mas?
        Baru dengar candi itu, ah meski sudah banyak yang menulis, sayanya belum pernah datang ke sana jadi satu kunjungan pasti akan menyenangkan. Terima kasig!

        1. Avant Garde berkata:

          rencana awal bulan hehe.. ada sepupu sama temen mo nikah ๐Ÿ™‚

          1. Gara berkata:

            Sip, nanti saya kontak lagi ya Mas buat kepastian tanggalnya. Soalnya di bulan Mei tahun depan saya kepengen ke Malang juga, semoga tidak bentrok :)).

            1. Avant Garde berkata:

              oke..dikabari aja kalo jadi mo maen ๐Ÿ™‚

  3. Ari Azhari berkata:

    Sebagai fans fanatik Pempek…aku sepertinya harus segera menginjakkan kaki ke Bumi Sriwijaya dan menculik Omnduut supaya jadi personal guide. Mumpung Garuda dan AirAsia masih terbang langsung.

    Btw, is…bedanya Nam Air dengan induknya si Sriwjaya apa ya dari segi fasilitas?

    1. Avant Garde berkata:

      yayan is a great example of hospitality, Bang ๐Ÿ™‚
      as a mamamholic, dia tau tempat2 makan enak khususnya pempek yg belum banyak diketahui orang…

      kemaren aku kurang begitu perhatian sih mas, sama2 dikasih snack dan air mineral.. tapi kalo nam pramugarinya pake jilbab ๐Ÿ˜€

    2. omnduut berkata:

      Kokoh, culik akuu culik akuu muahahaha.

  4. omnduut berkata:

    Wah kaca di kamar dipake buat selfie hahaha. Ditunggu kedatangan selanjutnya ke Palembang Pak.

    1. Avant Garde berkata:

      sip…akan selalu ada alasan buat pulang ke palembang pak…

  5. bukanrastaman berkata:

    om kalo tasnya dah nyampe kabarin ya

    aku pengen makan pempek ๐Ÿ˜ฆ

    1. Avant Garde berkata:

      ok mas, statusnya on proses
      hayuk main ke palembang hehehe… di jambi juga banyak pempek enak ๐Ÿ™‚

      1. bukanrastaman berkata:

        siaaap mas, insyaallah kalo ke palembang saya akan kabari jenengan

        1. Avant Garde berkata:

          sip..boleh juga langsung jawil om Yayan ๐Ÿ™‚ empunya palembang

  6. Rifqy Faiza Rahman berkata:

    Belum pernah ketemu Omndut di dunia nyata ๐Ÿ˜ฆ

    1. Avant Garde berkata:

      hayuk kopdar mas, asyik orangnya ๐Ÿ™‚

      1. Rifqy Faiza Rahman berkata:

        Hehehe, penasaraaan ๐Ÿ˜€

        1. Avant Garde berkata:

          habis dari palembang kalo mau main ke jambi bisa singgah ke rumah saya ๐Ÿ™‚

          1. Rifqy Faiza Rahman berkata:

            Insya Allah semoga suatu saat bisa bersilaturahim Mas ๐Ÿ™‚

            1. Avant Garde berkata:

              Amin…ditunggu mas..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s