Jembatan Beatrix, Lagi

 Berkas:Sarolangun.png
Lambang Kabupaten Sarolangun

Lihatlah lambang Kabupaten Sarolangun di atas. Didominasi oleh warna hijau yang melambangkan perbukitan dan biru melambangkan kedamaian Sungai Batanghari. Di tengah-tengah mulai dari atas terdapat sebuah kubah masjid, jembatan berlengkung empat, jembatan silang dan rumah adat.

Jembatan lengkung dan jembatan silang melambangkan Kabupaten Sarolangun adalah daerah yang dilewati Jalan Lintas Sumatera yang menghubungkan berbagai kota besar di Sumatera. Jembatan lengkung aslinya bernama Jembatan Beatrix atau Jembatan Lamo. Cerita soal jembatan Beatrix pernah saya tulis disini. Sedangkan jembatan silang merupakan jembatan baru yang dibangun semasa Orde Baru.

 Tak lengkap rasanya berkunjung ke Sarolangun tanpa mengunjungi jembatan cantik ini. Terlepas dari cerita mistis tentang pengorbanan anak manusia saat pembangunan jembatan, tak surut niat saya untuk mengagumi keindahan jembatan dan sungai Batang Tembesi yang merupakan anak sungai Batanghari. Letaknya yang berada di pusat kota membuat tempat ini menjadi atraksi wajib.

Capek berkeliling, singgahlah sebentar di Pasar Atas yang merupakan daerah Pecinan di Sarolangun. Di tepian sungai atau uniknya disebut Ancol banyak penjual makanan ringan dan minuman dingin. Semakin sore semakin banyak kawula muda Sarolangun menghabiskan waktu dengan duduk bersama menikmati pemandangan tepian sungai.


Monumen Keris Siginjai


Pasar Malam

Iklan

4 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s