Kawinan di Bangko

Senin kemaren saya dan kawan-kawan hadir ke nikahan bang Hafiz dan Sari.  Sang mempelai laki-laki adalah kakak tingkat di kampus. Acara dihelat di Sapta Marga, sekitar sepuluh menit dari kantor.

Kami datang waktu istirahat jam makan siang. Tetamu sudah ramai. Habis menulis nama di daftar tamu, saya menuju booth makanan. Kali ini saya memilih mengambil nasi minyak, masakan dari Arab yang sudah menjadi suatu menu “wajib” pada hajatan-hajatan besar di Jambi. Uniknya, waktu main ke Palembang kemarin di rumahnya Yayan juga ada nasi minyak waktu acara  nikahan tetangganya 😉 Yummy.


nasi minyak beras merah, rendang dan rebung


para caleg menyanyi, kita siluetkan saja yah 😀


bunga manggar hiasan pelaminan,
mirip dengan bunga telur kalo di pelaminan Melayu

Ini pengantinnya, sayang nggak bawa kamera hahaha. Kedua pengantin memakai pakaian adat Merangin. Warna bajunya hitam-hitam.


kedua pengantin 

Habis ibu-ibu caleg nyanyi, rupanya ada bintang tamunya. Yups, Ratu Sikumbang. Ada yang tau? Ratu merupakan salah seorang penyanyi lagu Minang yang cukup ngetop di Sumbar. Sayangnya dia tidak membawakan lagu Aie Mato Mandeh. Itu adalah lagu favorit saya.

 Selamat menempuh hidup baru bang Hafiz – Sari 😉

Iklan

8 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s