Rasa Cinta dari Sepotong Kain

 Pulo Samosir do haroroakku Samosir do. 
Ido asalhu sai ‘tong ingotokhu.
Saleleng ngolukku hupuji ho*

Pulau Samosir, Samosir asal-usulku
Itulah asalku yang selalu di ingatanku
Selama hidup ‘kan kupuja
Pulo Samosir – Nahum Situmorang


mobil pecah ban

Mobil travel yang saya tumpangi dari Siborong-borong tujuan Sidikalang berhenti di jalan. Beberapa saat sebelumnya saya telah melewati kota Dolok Sanggul, ibukota kabupaten Humbang Hasundutan. Rupanya ban mobil pecah. Kami semua penumpang keluar dari mobil. Sang sopir dengan cekatan mengganti ban mobil.

Tidak sampai tiga puluh menit semua sudah beres. Kami naik ke mobil. Saya turun di Simpang Tele. Tempat yang saya tuju adalah menara pandang Tele. Tempat dimana saya bisa memandang pulau Samosir secara keseluruhan. Samosir yang pulau di tengah pulau. Samosir sebenarnya sebuah semenanjung di tengah-tengah danau Toba. Samosir akhirnya menjadi sebuah pulau sejati setelah Belanda membuat sungai buatan yang membelah Tano Ponggol. Sejak itu Samosir resmi ‘berpisah’ dengan pulau Sumatera. Sebenarnya di pulau Samosir masih terdapat danau lagi yang bernama Sidihoni.

Sebagaimana ‘turis’ umumnya di danau Toba, selain menikmati pemandangan saya juga membeli cenderamata. Kain ulos salah satunya. Karena di kantor saya pakai batik (dulu hanya hari Jumat), saya cari batik khas Batak. Saya memang penggemar batik Nusantara. Rupanya batik Batak belum ada. Waktu saya pulang, batik khas Batak rupanya sudah ada. Namanya gorga. Diambil dari nama motif ukiran khas Batak. Sayangnya modelnya agak jadul, warnanya sangat ngejreng, lengan panjang lagi. Saya sebenarnya bukan tidak suka lengan panjang. Namun, lengan panjang untuk model jadul kurang cocok untuk saya.

Minggu kemarin kawan saya Nanda pergi ke Samosir. Dia beli batik khas Batak disana. Motifnya kain ulos. Warnanya juga netral. Nah, rupanya si Nanda belinya di kawannya yang bernama Iman. Iman ini adik tingkat saya di kampus dulu. Ada banyak sekali pilihan motif batik Batak di lapak facebook Iman. Modelnya macam-macam. Ada untuk wanita juga. Seperti ini contohnya untuk baju laki-laki..

 

Langsung saya kontak si Iman dan saya beli dua potong baju yang motif ulos. Besoknya barangnya sudah dikirim. Semoga barangnya cepat sampai. Harusnya minggu depan sampai sehingga bisa langsung saya pakai. Buat yang tertarik dengan batik khas Batak bisa pesan dimari. 🙂

Iklan

4 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s