Ke Dufan Lagi

Sampai saat ini sudah tiga kali saya ke Dufan selama tinggal di Jakarta. Kali kedua gratis pemirsa 😀 Yups..Andar kawan saya dari Bengkulu lagi ada tugas di Jakarta dan minta dianterin ke Dufan karena katanya belum pernah kesana. Saya sih hayuk aja, apalagi Andar mau ntraktir saya hahaha.

Singkat kata, kami naik kereta ekonomi tujuan Senen. Sebelum kereta sampai Senen kami turun di stasiun kampung Bandan. Dilanjutkan jalan kaki sekitar lima belas menit ke pintu masuk Ancol. Biar berasa lain, saya minta mbak-mbak yang jaga loket buat memberikan cap di lidah leher. 😀

Berhubung hari minggu dan tanggal merah, tidak terlalu banyak wahana yang bisa dinaiki. Mau naik satu wahana yang ekstrim aja antrinya bisa satu jam lebih. 😦 Kami hanya naik niagara-gara, istana boneka, halilintar untuk yang wahana ekstrim. Yang biasa nggak ngitung. Andar nggak berani naik histeria dan kora-kora. Waduh, padahal sayang sekali udah beli tiket mahal-mahal banyak yang nggak naik. Kali ini kami tidak banyak foto-foto 😉

Terakhir ke Dufan bareng Angga, adik saya yang beraninya luar biasa. Kami berdua berkali-kali naik halilintar dan histeria. Kora-kora hanya sekali karena antriannya luar biasa banyak. Semua wahana ekstrim kami naiki. Sayang karena tingginya kurang, dia agak kecewa tidak bisa naik tornado.


teater Rama Shinta

Waktu kami datang kebetulan sekali ada parade atau semacam karnaval gitu. Lihat deh yang baju abang none Jakarta yang si abang bajunya kekecilan hahaha 😀

Kawasan Amerika

Istana boneka; biarpun nggak serem dan nggak bisa teriak-teriak toyor satpam! Saya selalu menikmati wahana ini. Keliling dunia dalam sekejap. Musiknya selalu memorable dan kostum bonekanya unik. Dan sebagian besar isi kamera saya adalah istana boneka hahaha.

Habis naik histeria, kami ketemu salah satu pemain di sinetron Islam KTP (sinetron lumayan ngetop saat itu). Enggak tau dia siapa yang jelas banyak anak-anak yang minta foto sama dia. Awalnya Angga malu-malu buat foto. Karena banyak yang minta foto akhirnya Angga foto bareng si artis cilik itu.

Saya udah lumayan bosan kalo ke Dufan lagi. Pengen nyobain Trans Studio. Sayangnya yang satu jauh di pulau Sulawesi sana. Sementara yang di Bandung selalu males-malesan kalo udah di rumah 😉

Iklan

4 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s