Gathering CS Jambi

Hari kedua sekaligus hari terakhir saya di Jambi. Sergey dan Karina rupanya menginap di rumah kawan bang Jamie di daerah The Hok. Meski belum mandi, saya minta antar bang Lawson mengantarkan saya ke The Hok.

Sampai Dekranasda Jambi, saya telpon Sergey. Dia keluar dari halaman Dekranasda. Rupanya kawan bang Jamie tinggal di rumah dinas Dekranasda. Bang Noven, nama kawan bang Jamie bekerja sebagai staf Dekranasda Jambi. Bang Lawson harus balik ke rumah bang Lukman karena acara.

Bang Noven menemani saya, Sergey dan Karina berkeliling masuk ke dalam gedung Dekranasda. Aneka ragam oleh-oleh dan kerajinan khas provinsi Jambi baik cenderamata maupun makanan bisa dibeli disitu. Harga barang disini mulai dari sekian ribu hingga puluhan juta. Gedung megah dua lantai ini sering menjadi rujukan pejabat-pejabat yang ingin membeli oleh-oleh khas Jambi. Hal ini rupanya membuat semacam stigma di masyarakat bahwa tempat ini hanya dibuka untuk kalangan menengah ke atas saja. Saya akhirnya hanya membeli rambutan goreng dan dendeng jantung pisang khas Muaro Jambi.

Rambutan goreng ini berupa rambutan yang digoreng bersama bijinya. Rasanya agak mirip kurma kering dan bijinya seperti kacang. Dendeng jantung pisang berupa keripik. Namun, menurut saya rasanya masih sepet.

FotoFotoFoto
rambutan goreng, batik Jambi, songket Jambi

 FotoFotoFoto
miniatur rumah adat khas Jambi, mebel dari kayu jati, gantungan kunci

Di tempat ini juga dipamerkan batik cap terpanjang di Indonesia. Panjangnya 421 meter. Dibuat di Jambi pada tahun 2007 oleh sekitar dua ratus orang perajin batik Jambi.

FotoFoto

Sore sekitar jam tiga kami balik ke rumah bang Lukman. Akan ada gathering CouchSurfing (CS) Jambi disana. Saya naik ojek kesana. Karina diantar bang Noven ke rumah bang Lukman. Sergey tidak ikut karena ada sedikit kerjaan di warnet.

Sampai sana rupanya sudah ada kawan-kawan CS. Konsep gathering kali ini adalah potluck. Artinya semua diharapkan membawa makanan untuk dimakan bersama-sama. Ada yang membawa martabak, puding, risol dan lain-lain. Saya sendiri jauh-jauh hari telah mempersiapkan gelamai dari Bangko untuk dibawa ke Jambi. Suasana makin ramai ketika rombongan Lili cs datang. Banyak member CS ini rupanya orang Batak. Yang asli Jambi hampir tidak ada. 🙂

Acara sore itu diisi dengan presentasi CS dari bang Lukman. Dia juga menceritakan tips dan pengalamannya backpacker-an keliling Asia Tenggara. Presentasi selanjutnya dari Karina. Pengalamannya lebih hebat lagi. Keliling dunia naik sepeda. Jalurnya dari Eropa, Asia hingga sekarang sampai di Asia Tenggara. Dari sejumlah negara, dia sangat terkesan dengan Islandia. Lewat foto-foto di laptopnya. Negara dingin ini mempunyai pesona gunung berapi, goa bawah tanah dan pantai yang sangat luar biasa.

FotoFoto
presentasi bang Lukman dan Karina

Foto
peserta “konggres”

Habis acara Karina langsung pulang ke rumah bang Noven karena takut kemalaman. Saya di rumah bang Lukman sampai jam tujuh malam. Ngobrol-ngobrol dengan anak CS sambil menunggu travel yang datang menjemput untuk membawa saya pulang ke Bangko. Mereka semua orangnya nampak asyik dan gampang akhrab. Sayang, saya harus segera pulang ke Bangko. Sampai jumpa lagi kawan. 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s