3D2N Sandi di Kerinci 3 : Bye Semurup

 Minggu, 31 Maret 2013

Masih ada sebuah tempat lagi yang hendak kami tuju, Semurup. Pagi-pagi saya bangun lalu berangkat ke air panas Semurup. Tiba di air panas pertama, dingin masih dirasakan sebagian ternak ini. Mereka saling berkumpul menghangatkan diri di sebuah sumber air panas. Seorang penjual telur rebus tengah merebus telur di salah satu sumur air panas.


penjual telur rebus

Kami lalu bergerak ke air panas kedua. Tidak jauh dari air panas pertama. Pintu gerbang sudah terbuka meski belum ada penjaga. Kami bebas melenggang tanpa membayar tiket masuk. Warna cat dinding air panas telah diganti dari biru muda menjadi ungu.

gunung Kerinci di kejauhan

Dari air panas kami menuju desa Balai untuk sarapan pagi. Perlu menunggu waktu sekitar lima belas menit hingga soto Semurup yang kondang itu selesai dimasak. Kami berdua adalah pembeli pertama pagi itu. Rasa hangat kuah soto berpadu dengan renyahnya daging asap dan bawang goreng.

Dari soto Semurup kami berpindah ke masjid raya Semurup. Disitu bang Sandi mengambil gambar masjid dan menara masjid yang tinggi menjulang. Kami lalu pulang ke Sungai Penuh. Semurup menjadi akhir perjalanan bang Sandi di Kerinci. Dia akan pulang ke Pekanbaru pagi ini. Sampai berjumpa lagi .. bye ..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s