Anjungan Maluku : Rumah Latu dan Baileo

Ada dua rumah yang ditampilkan di anjungan Maluku yaitu rumah latu dan baileo. Rumah latu merupakan rumah pemimpin adat. Aslinya terdiri dari ruang tamu pria, ruang tamu wanita, kamar tidur, ruang keluarga dan dapur. Namun, namun di Taman Mini rumah latu dipakai sebagai kantor. Rumah adat utama di anjungan ini adalah baileo.

Baileo merupakan balai adat Maluku. Biasa dipakai untuk bermusyawarah antar anggota masyarakat desa. Baileo merupakan rumah panggung yang aslinya tidak berdinding. Jumlah tiang di baileo menyatakan jumlah fam (marga) di desa tersebut. Baileo di Taman Mini merupakan replika baileo marga Pata Siwa dan Pata Lima sebagai marga terbesar di Maluku. Oleh karena itu baileo ini mempunyai sembilan tiang di depan dan lima tiang di kedua samping rumah. Siwa Lima sendiri dalam bahasa Maluku bermakna “milik kita semua”.

baileo

Sejumlah benda dipamerkan di baileo seperti pakaian adat tiap kabupaten kota di Maluku, kerajinan khas Maluku dan potensi wisata dan budaya di Maluku.


pakaian adat kota Ambon


pakaian adat Maluku Tengah


pakaian adat Buru


pakaian adat Maluku Tenggara Barat

Patung pahlawan nasional dari Maluku Martha Cristina Tiahahu dan Kapitan Pattimura bisa ditemui di halaman anjungan.

Iklan

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s