Anjungan Jawa Barat : Keraton Kasepuhan Cirebon

 Patung sepasang kujang menyambut setiap pengunjung di anjungan Jawa Barat. Kujang adalah senjata tradisional masyarakat Sunda pada jaman kerajaan Pajajaran. Dilengkapi dengan taman, kolam ikan, miniatur persawahan dan gunung Tangkuban Perahu. Letak anjungan berada di tepi danau kepulauan Indonesia.Anjungan Jawa Barat di Taman Mini mengadopsi konsep keraton Kasepuhan di Cirebon. Keraton ini didirikan oleh Sunan Gunung Jati pada tahun 1430.

keraton kasepuhan Cirebon

Bangunan utama keraton terbagi atas empat ruangan. Pendapa atau jinem pengrawit untuk ruang pengawal, pringgondani ruang tamu, prabayaksa untuk ruang tamu penting dan panembahan sebagai ruang pribadi sultan.  Di Taman Mini, ketiga bangunan pertama dipakai untuk memamerkan alat musik tradisional Sunda seperti angklung, wayang golek, dan pakaian adat Jawa Barat.  Sedangkan ruang panembahan memamerkan replika peninggalan sejarah Jawa Barat.

Replika keraton ini dilengkapi dengan berbagai bangunan menyesuaikan bangunan aslinya di Cirebon. Misalnya lunjuk (pos keamanan), sri menganti (ruang tunggu), langgar alit (mushola), jinem arum (ruang pertemuan), kaputren (tempat tinggal putri sultan), dan kaputran (tempat tinggal putra sultan). Namun, bangunan tambahan yang ada fungsinya telah diubah disesuaikan dengan fungsi anjungan.


pakaian pengantin Tasikmalaya, Cirebon, Sunda Siger dan Sumedang

Selain bangunan keraton, dibangun juga contoh rumah tradisional Sunda berbentuk rumah panggung dilengkapi dengan aneka perabot tradisional.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s