Jembatan Gantung Syamsudin Uban

Mayor Syamsudin Uban, demikian nama yang terpampang di atas badan jembatan. Konon merupakan nama pemimpin perjuangan yang memandori pembangunan jembatan gantung ini. Tidak jelas kapan jembatan ini dibangun. Mungkin pada masa penjajahan Belanda.

Jembatan berwarna kuning ini berlokasi di pusat kota Bangko, kabupaten Merangin. Melintas di atas sungai Batang Merangin. Menghubungkan Bangko Rendah dengan Pasar Bangko.

Konstruksi jembatan gantung menggunakan kawat baja sebesar lengan orang dewasa. Alasnya dari kayu. Berbunyi gemeretak dan bergoyang-goyang jika dilalui. Jembatan ini hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki dan pengguna motor. Panjang jembatan ini dua ratus meter. Jembatan ini merupakan salah satu ikon kota Bangko.

Iklan

6 comments

  1. masalah klasik mbak, warga gak tau kalo ini benda cagar budaya, pemerintah sama pengusaha sama2 gak peduli, cuma mementingkan nafsu harta dan komisi. alasan yang dipake pemda sini kurang tepat kalo bilang macet, soalnya dekat jembatan ini udah ada jembatan beton. harusnya jembatan betonnya aja yang dilebarin

  2. Brarti jembatan ini nantinya akan dipugar ya Isna?
    Kalau dilihat dari kondisinya, memang sebaiknya dipugar. Tapi kalau menilik dari sejarahnya, kok eman2 ya. Dilema

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s