2D1N Henry di Sungai Penuh

Jumat, 22 Maret 2013

Seperti biasa, saya selalu mengecek email tiap hari. Saya mendapat pemberitahuan akan ada surfer dari Indiana, Amerika berkunjung ke rumah. Dia lulusan sarjana sosial jurusan Amerika Latin sebuah kampus di Rhode Island. Oke, saya terima permintaannya. Namun, wew sekilat ini?

Sabtu, 23 Maret 2013

Sabtu malam, Henry si anak CS datang ke rumah naik Safa Marwa dari Padang. Orangnya rupanya asik, cool, tapi sangat sopan. Berbeda dengan image anak muda Amerika yang semau gue. Henks, panggilan akhrab Henry juga suka ngobrol. Meskipun kadang saya tidak bisa memahami logat Amerikanya yang terlalu cepat. Awalnya kami mau makan serabi. Karena tutup, kami akhirnya makan bakso Malang.

Minggu, 24 Maret 2013

Henks bangun jam delapan pagi. Selanjutnya saya memboncengakan dia naik motor. Kami sarapan siomay setelah melihat situs batu menhir di dusun Bernik, desa Sumur Anyir.

Selanjutnya kami menuju masjid agung Pondok Tinggi. Di dalam masjid sedang diadakan manasik haji. Henks yang menyukai arsitektur, sejarah dan budaya terlihat menikmati kunjungannya ke masjid ini.

Kami lalu beralih ke Kumun Debai. Tepatnya melihat situs kuburan prasejarah di Koto Beringin dan melihat persawahan di dekatnya. Kehadiran turis seperti Henks menuai perhatian para petani yang sedang memanen padi di sawah.

Tujuan terakhir kami adalah masjid kuno Tanjung Pauh Hilir. Kami harus mengakhiri penjelajahan disini. Henry akan meninggalkan Sungai Penuh menuju Kersik Tuo setelah makan siang. Dia ingin menakhlukkan puncak Kerinci.

Kami makan siang di CFC Plaza Arafah. Sebelumnya saya mengajak Henks berkeliling “mall”. Di lantai atas, saya mengajaknya mencoba spa ikan. Dia sangat kegelian dan berteriak-teriak kecil pada awalnya. Teriakannya mengundang perhatian beberapa pengunjung belia. Mereka bahkan meminta foto bersama Henks!


spa ikan


anak-anak Kerinci

Ketika sedang mencba spa, kami bertemu pak Paulus manajer Plaza Arafah. Beliau pernah menjadi pemandu wisata di Bali. Sebelum Henks pergi ke Kersik Tuo, saya memberikan pin sebagai kenang-kenangan. Bye Henks. 🙂

Iklan

3 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s