Sisa Kereta Api di Riau

Tidak banyak yang tahu bahwa dulu ada jalur kereta api dari Pekanbaru ke Sumatera Barat. Tepatnya menuju Muaro Sijunjung. Jalur rel tersebut tinggal cerita. Relnya sudah dijarah warga tak bersisa. 

Sebuah monumen berdiri gagah di kawasan Simpang Tiga, kota Pekanbaru. Namanya monumen pahlawan kerja. Berupa kompleks taman makam pahlawan yang dilengkapi dengan monumen yang diatasnya berdiri gagah sebuah lokomotif kereta uap C 3322 dengan sebuah gerbong tua. Disini dimakamkan para romusha / pekerja paksa.

Monumen ini dibangun pada tahun 1956 untuk mengenang jasa para romusha yang membangun jalur kereta api dari Pekanbaru sampai Muaro Sijunjung, Sumatera Barat.

 

Muaro Sijunjung adalah salah satu kota penghasil batubara saat itu. Pemerintah Jepang perlu membangun sarana transportasi yang handal dari Muaro Sijunjung ke Pekanbaru untuk mengangkut batubara. Batubara tersebut sangat diperlukan untuk kepentingan perang penjajah Jepang.

Karena itulah Jepang mengirim ribuan romusha untuk membuat jalur kereta api Pekanbaru – Muaro Sijunjung. Pembangunan ini dimulai tahun 1943. Di samping medan yang susah, kerja di luar batas kemanusiaan ditambah siksaan tentara Jepang menyebabkan banyak romusha yang tewas mengenaskan.

 

Jalur rel kereta api ini selesai tahun 1945 sepanjang 238 km. Sayangnya, belum sempat dipakai Jepang keburu menyerah kepada Sekutu. Jalur rel yang belum diresmikan tersebut dijarah warga tanpa sisa. Sungguh sayang sekali. 


relief kekejaman tentara Jepang kepada romusha

Iklan

4 comments

  1. dan kalau melihat perkembangan saat ini sudah saatnya Jalur KA Trans Sumatera dibangun dari Aceh sampai Lampung, termasuk juga Riau tentunya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s