Monumen Serangan Umum 1 Maret di KM 0 Yogyakarta

 Langkah kaki membawa saya menuju ujung jalan Malioboro, di pusat kota Yogyakarta. Dimana sejumlah bangunan tua peninggalan Belanda masih berdiri dengan kokoh. Seolah menunjukkan diri kepada masyarakat adanya sejarah dari masa lalu yang terus bisa dikenang.

Diantara gedung-gedung tersebut diantaranya gedung bank BNI 1946, Kantor Pos Besar Yogyakarta, Bank Indonesia, istana presiden Gedung Agung, benteng Vredeburg  dan sebuah bangunan bernama monumen Serangan Umum 1 Maret 1949.

 Yogyakarta memang istimewa dan ini benar adanya. Kota ini pernah menjadi ibukota negara selain Jakarta. Monumen ini dibangun untuk memperingati peristiwa serangan umum 1 Maret 1949. Merupakan serangan yang dilakukan tentara Indonesia untuk merebut kota Yogyakarta dari tangan pemerintah Belanda. Saat itu kota Yogyakarta sebagai ibukota negara dikuasai oleh Belanda. Serangan ini dipimpin oleh Letkol Soeharto atas perintah Panglima Besar Jenderal Sudirman.

persiapan sebuah acara di halaman monumen

Akhirnya, kota Yogyakarta berhasil dikuasai oleh tentara republik. Sekaligus membuktikan bahwa negara Indonesia masih ada. Belanda akhirnya mengakui kedaulatan Indonesia pada 27 Desember 1949.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s