Taman Mayang Mengurai

Taman ini berada di dalam kompleks kantor gubernur Jambi. Tepatnya berada dekat pintu keluar  halaman kantor gubernur. Berhadapan dengan gedung utama. Maskot utama taman ini adalah sebuah rumah adat khas Jambi bernama Kajanglako.  Di samping rumah adat dibangun patung gajah Sumatera, satwa khas provinsi Jambi.

Rumah adat ini dibangun oleh Ny. H. Djamaluddin Tambunan, istri gubernur Jambi ke-5 yang memimpin provinsi Jambi tahun 1974-1979. Di dalam rumah kabarnya dipamerkan pakaian adat kabupaten kota se-provinsi Jambi. Namun, karena rumah ini terkunci dari luar, saya cukup mengagumi arsitektur rumah ini dari luar saja.

Nama taman Mayang Mengurai berasal dari legenda puteri Mayang Mengurai. Beliau adalah permaisuri dari sultan Jambi Orang Kayo Hitam.

Konsep rumah adat Jambi adalah panggung. Bahan utamanya adalah kayu. Arsitekturnya bergaya Melayu Jambi. Sepintas mirip dengan rumah adat limas di Sumatera Selatan. Yang membedakan adalah atap rumah ini tidak berbentuk limas. Selain itu sekeliling dinding rumah dicat warna hitam pekat.

 

Ornamen ukiran bermotif flora berwarna keemasan terdapat di seluruh bagian rumah. Mulai dari hiasan pintu, lubang angin, sampai tutup atap samping. Berpadu dengan warna merah menyala.

Rumah Kajanglako terdiri dari dua buah rumah panggung yang dihubungkan dengan tangga. Tangga masuk di depan menuju ruang tamu dan ruang tidur. Sedangkan tangga di bagian samping langsung menuju dapur.

Berkunjung ke Jambi, sempatkanlah datang melihat rumah ini.Cukup bersih dan terawat, gratis pula. 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s