Museum Kematian

Seperti Anda sekarang, demikianlah saya sebelumnya. Seperti saya sekarang, demikianlah juga Anda kelak. Begitu kira-kira terjemahan dari sebuah nisan berbahasa Belanda di museum taman prasasti. Membuat kita semua merenung bahwa semua orang pada akhirnya akan mati.

Museum di kawasan Tanah Abang ini adalah satu dari sedikit museum di Indonesia yang berkonsep terbuka. Jika koleksi museum umumnya ditata dalam rak-rak dalam ruangan, koleksi museum ini diletakkan begitu saja dalam halaman. Bagaimana mau dimasukkan ke ruangan jika koleksinya adalah patung dan  nisan orang yang sudah meninggal 🙂

Lahan museum ini dulunya adalah tempat pemakaman umum yang dibangun tahun 1795 bernama Kerkhof Laan. Masyarakat menyebutnya makam Kebon Jahe Kober. Makam ini ditutup tahun 1975 karena lahannya sudah penuh sesak dengan makam. Semua jenazah dipindahkan ke pemakaman lain seperti Menteng Pulo dan Tanah Kusir.

Beberapa tokoh ternama pernah dimakamkan disini seperti Maria Raffles (istri gubernur jenderal Thomas Stamford Raffles) dan tokoh kemerdekaan Soe Hok Gie.

 
Patung malaikat

Replika makam Pieter Erberveld. Dia adalah orang Belanda yang pernah melakukan pemberontakan kepada pemerintah Belanda. Sebagai hukumannya, dia dihukum mati dengan cara ditarik empat ekor kuda.

Pemotretan model. Karena tempatnya yang eksotis, banyak komunitas fotografer melakukan pemotretan disini.


*Pura-puranya sedang merenung 😛


Nisan berbentuk mini kapel


Nisan-nisan berarsitektur unik

Doa sang malaikat

Museum Taman Prasasti
Jl. Tanah Abang No. 1 Jakarta Pusat
Buka :
Selasa-Minggu Pukul 09.00 – 15.00
Senin dan Hari libur nasional tutup
Tiket :
Umum : Rp 2.000,-
Pelajar / Mahasiswa : Rp 1.000,-
Anak : Rp 600,-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s