Segarnya Mandi Air Panas Belerang (1)

Kabupaten Kerinci di ujung barat provinsi Jambi dilewati oleh rangkaian pegunungan Bukit Barisan. Puncak tertingginya yaitu gunung Kerinci setinggi 3805 meter di atas permukaan air laut. Sebagai gunung berapi yang masih aktif, aktivitas vulkanik Kerinci tidak hanya terjadi di kawah gunung saja. Namun, tersebar di beberapa tempat. Beberapa di antaranya adalah potensi panas bumi di Lempur, kecamatan Gunung Raya dan sumber mata air panas belerang di beberapa lokasi di kecamatan Air Hangat Barat dan Air Hangat Timur.

Pemandian air panas yang terkenal di Kerinci adalah kolam pemandian air panas di Semurup, kecamatan Air Hangat Barat dan pemandian Sungai Medang di kecamatan Air Hangat Timur. Seperti apa rasanya mandi air panas alam, ini ceritanya 🙂

Tempat pertama yang saya tuju adalah pemandian air panas Semurup. Saya ke Semurup karena ajakan Andri, kawan kantor saya. Air panas Semurup berlokasi sekitar lima ratus meter dari pasar Semurup di jalan raya Kerinci-Padang. Dari arah Sungai Penuh terdapat papan petunjuk air panas Semurup di sebelah kiri jalan setelah lewat pasar Semurup. Saya belok kiri. Setelah berjalan naik motor tepatnya sejauh satu kilometer, kami sampai di pintu gerbang pemandian air panas. Tiket masuknya empat ribu rupiah per orang.

Aroma belerang menusuk hidung. Sumber baunya berasal dari sebuah kolam berwarna biru muda yang selalu mengepulkan asap. Bukan kolam sebenarnya, lebih tepatnya sebuah sumur air panas yang dalam. Demi keselamatan pengunjung, di sekeliling kolam dipagari kawat setinggi dua meter. Dari kolam dibangun saluran berupa kanal-kanal kecil untuk menyalurkan air panas ke kolam pemandian.

   

Sampai di Semurup, kami tidak langsung mandi air panas. Melainkan singgah dulu di rumah nenek Andri, bersebelahan dengan kolam pemandian. Nenek Andri adalah salah satu juru kunci air panas Semurup. Beliau juga menjual makanan untuk pengunjung yang datang. Semua kolam pemandian di Semurup dikunci dan hanya dibuka jika ada pengunjung yang ingin mandi. Tempat pemandiannya berupa dua rumah kecil yang dibagi dalam kamar-kamar. Satu rumah untuk pengunjung laki-laki dan yang lain untuk pengunjung perempuan.

Air panas disini dikatakan berkhasiat untuk mengobati penyakit stroke, rematik dan sakit kulit. Kandungan mineral terutama belerang cukup tinggi.

Kamar mandi yang saya masuki cukup sederhana. Hanya ada satu bak mandi kecil untuk berendam. Dilengkapi dengan dua buah gayung. Air panas mengalir masuk dari lubang di belakang bak mandi lalu keluar karena tumpah. Jadi air selalu berganti.

Bagaimana airnya? Wow..panas sekali. Terlalu panas sepertinya. Ketika saya mencoba memasukkan kaki ke dalam bak mandi, panasnya menyengat. Menurut Andri, suhu air panas tidak tentu. Kadang panas, kadang cukup hangat. Indikatornya adalah jumlah asap di kolam air panas. Semakin banyak asap yang terlihat di kolam air panas, semakin panas air yang dihasilkan.

Saya sempat ingin menjajal kamar lain. Namun, kata Andri seluruh kolam bersumber dari air yang sama sehingga panasnya merata. Andri hanya cuci muka. Namun, saya ingin mandi, tetapi tidak  berendam. Dengan hanya memakai celana kolor, saya mengambil air dengan gayung, ditiup beberapa lama lalu saya siramkan ke badan. Rasanya segar sekali 😀 Airnya terasa berat dan licin di badan, mungkin karena mengandung belerang. Selesai mandi, badan saya segar. Anehnya, badan saya tidak terasa dingin seperti saat habis mandi dengan air panas biasa.

 

Selesai mandi, kami kembali ke rumah nenek Andri. Disana Andri memesan telur rebus. Uniknya, telur tidak direbus memakai kompor, tetapi cukup direndam di aliran air panas Semurup. Ada telur ayam kampung atau telur bebek yang bisa dipilih. Jika tidak suka telur rebus bisa memilih pisang rebus saja. Tetapi pisang tidak selalu tersedia setiap hari.

Saya tidak makan telur karena tidak terbiasa jijik banget lihatnya 😦 Cukup melihat Andri yang lahap makan telur rebus setengah makan, yikes. Pengunjung boleh memesan telur baik setengah matang atau matang.

Pemandian Air Panas Semurup
Jalan Raya Kerinci-Padang, Semurup
Tiket masuk : Rp 4.000,- / orang
Tarif mandi : Rp 3.000,- / orang

Iklan

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s