4N3D Backpacker Medan di Kerinci (1)

Kamis, 20 Desember 2012

Kupluk dan Gembul, bukan nama sebenarnya, dedengkot grup Backpacker Medan berencana mau jalan-jalan ke Kerinci. Mereka berangkat dari Medan beberapa hari sebelumnya. Rencananya mereka singgah ke Bukittinggi dulu baru ke Sungai Penuh. Kamis sore Kupluk telah sampai di Kayu Aro. Dari situ Kupluk naik gunung Kerinci terlebih dulu baru menyusul Gembul ke Sungai Penuh. Sementara Gembul langsung ke Sungai Penuh dari Bukittingi.

Sekitar jam delapan malam Gembul menelpon kalo ia diturunkan sopir travel di masjid raya Sungai Penuh. Setelah sampai rumah, Gembul menjelaskan kalau sopir travel yang mengantarnya ke Sungai Penuh tidak tahu lokasi rumah saya karena dia bukan orang asli Sungai Penuh. Setelah Gembul mandi, saya mengajaknya makan malam di kedai mie ayam langganan saya di samping hotel Aroma. Habis itu kami putar-putar keliling kota baru pulang ke rumah.

Jumat, 21 Desember 2012

Hari Jumat saya masuk kantor. Sementara setelah sarapan pagi nasi gemuk (nasi uduk ala Jambi) Gembul nonton tv di rumah. Siangnya kami main ke toko bang Jamie di dekat kantor. Disana ada Velly backpacker dari Pekanbaru dan uni Sandra. Mereka berencana akan ke Danau Kaco hari Senin. Saya sebenarnya ingin ikut ke Danau Kaco tetapi saya tidak bisa meninggalkan kerjaan di kantor halah alesan

Dari tempat bang Jamie kami sholat Jumat di masjid agung Pondok Tinggi. Makan siangnya di rumah makan Danau Kaco jalan Depati Parbo. Favorit saya disitu adalah ayam goreng masak lengkuas, urap daun ubi dan keripik ubi. Nasinya dari beras payo khas Lempur. Rasanya legit dan cenderung manis seperti nasi ketan, tetapi tidak lengket. Habis makan saya mengajak Gembul ke puncak bukit Sentiong. Melihat pemandangan kota Sungai Penuh dari ketinggian. Siang itu tidak banyak orang yang berada di Sentiong.

Dari Sentiong kami pulang ke kantor. Saya harus bekerja sampai sore sedang Gembul beristirahat di rumah.

Sore selepas pulang kantor saya mengajak Gembul ke danau Kerinci. Dari Sungai Penuh saya belok ke kiri ke arah Pondok Beringin. Dari Pondok Beringin belok kanan ke arah Koto Petai. Kami sedang tidak beruntung saat itu. Hujan lebat beberapa hari terakhir membuat air danau Kerinci meluap. Lapangan sepakbola SD Negeri Koto Petai yang berada di tepi danau terendam. Tanah yang biasanya dipakai sebagai tempat parkir kendaraan tidak tampak bekasnya. Beberapa saat di danau kami pulang ke Sungai Penuh.

Iklan

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s