Sampoiniet Trip Part 2: Elephant Bathing

wisata alternatif di Aceh Jaya untuk yang bosan ke tempat yang itu-itu saja di Aceh

The Science of Life

Berkemah di dekat kandang gajah malam sebelumnya bisa dibilang tanpa kendala apa-apa. Saya tidur cukup nyenyak, walaupun beberapa kali mendengar suara nyaring gajah yang mirip terompet. Saya sih berpikiran positif bahwa suara itu berasal dari gajah-gajah yang berada di camp, walaupun Mas Tardi sempat khawatir itu adalah suara gajah liar yang mendekati camp. Lain saya lain 2 teman setenda saya. Mereka bukan hanya mendengar suara gajah, tetapi juga mendengar suara langkah kaki babi hutan di dekat tenda. Bagaimana ya kalau serombongan gajah liar dan babi hutan menyerbu camp semalam? Wah, saya tidak mau membayangkan.

Agenda hari ini adalah memandikan gajah. Sebenarnya Mas Tardi menawari kami untuk tubing lagi. Namun karena kali ini kami diharuskan membawa sendiri ban ke sungai di tengah hutan, kami menyerah. Pagi-pagi dan masih lapar, rasanya cukup malas memang untuk trekking masuk hutan sambil membawa ban segede gaban. Kami memilih menghabiskan waktu pagi kami dengan bermain…

Lihat pos aslinya 970 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s