Taman Bunga Puti Senang, Tak Seindah Namanya

Awalnya saya mengetahui tempat ini dari situs pemerintah kota Sungai Penuh. Coba Anda lihat sendiri. Bagus sekali gambar taman yang ditampilkan di situs web tersebut. Namun, menurut penuturan kawan saya taman bunga sudah tidak seperti dulu lagi. Tidak terawat.

Pada suatu sore yang cerah saya mengajak istri saya jalan-jalan. Iseng saja kami memilih ke taman bunga Puti Senang. Dari pusat kota tinggal pilih jalan menuju arah Tapan/Bengkulu. Sampai simpang tiga Sungai Jernih, pilih jalan ke kiri yang menuju ke bukit Khayangan. Jalanan mulai menanjak. Tinggal lurus mengikuti jalan menuju kolam renang desa Talang Lindung. Taman ini berada di sebelah kolam renang.

Untuk masuk ke taman kami membayar Rp 6.000,- untuk dua orang tetapi tidak diberi karcis. 😦 Rumput ilalang tinggi hampir menutupi pintu pagar bertuliskan Taman Bunga Puti Senang. Kami memarkirkan motor di tempat parkir di dekat pintu gerbang taman.

Puti Senang menurut legenda masyarakat Sungai Penuh adalah seorang putri yang hidup di desa Sungai Jernih. Karena merasa tidak disayangi oleh keluarganya, Puti Senang berdoa agar bisa pergi ke bulan. Tiba-tiba ada batu yang tumbuh tinggi di depan rumahnya sampai menyentuh bulan. Puti Senang memanjat batu itu dan tinggal di bulan. Setelah sampai di bulan batu yang dipanjat Puti Senang memendek. Akhirnya keluarga menyadari kesalahannya dan meratapi kepergian Puti Senang. Konon batu itu masih ada sampai sekarang di desa Sungai Jernih.

Setelah memarkirkan motor, kami masuk ke dalam taman. Suasana di dalam sangat sunyi. Bunga yang pertama kami lihat adalah bougenville. Foto-foto sebentar kemudian menyusuri tangga naik menuju puncak bukit.

DSC03148  DSC03143

Di puncak bukit tampak pemandangan bukit-bukit yang mengelilingi kota Sungai Penuh. Udara sejuk bertiup sepoi-sepoi.

 

DSC03133 DSC03136

 

Di puncak bukit terdapat sebuah rumah panggung yang bisa dinaiki untuk melihat taman dari ketinggian. Kondisi rumah panggung rapuh dan rusak, mungkin sudah lama tidak dirawat. Sayang sekali sepertinya taman ini sudah lama tidak dirawat. Bunga-bunga banyak yang mati. Lahan  yang ada nampak hijau karena pohon-pohon. Tidak banyak bunga yang ditanam disini. Ironis sekali karena katanya dulu disini banyak sekali bunga sehingga tempat ini ramai dikunjungi warga.

Hari sebentar lagi gelap, kami menuruni tangga dari puncak bukit. Belum hilang kecewa karena taman ini ternyata tidak indah, kami harus membayar parkir sebanyak Rp 4.000,- sehingga jumlah uang yang harus kami keluarkan untuk menikmati taman ini adalah Rp 10.000,-. Tidak sebanding dengan apa yang kami dapatkan.

DSC03137 DSC03139

Taman Bunga Puti Senang
Jalan Raya Puti Senang (sebelah kolam renang Talang Lindung)
Desa Talang Lindung, Sungai Penuh
Buka setiap hari
Tiket : Rp 3.000,-
Parkir : Rp 4.000,-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s