Mendadak Bali (7) : Belajar Sejarah Bali di Monumen Bajra Sandhi

maxresdefault.jpgFoto dari sini

Hari kelima di Bali kami menargetkan bisa mengunjungi monumen Bajra Sandhi dan museum Bali.

Monumen Bajra Sandhi atau lengkapnya merupakan Monumen Perjuangan Rakyat Bali dibangun untuk mengenang jasa para pahlawan dan rakyat Bali melawan penjajah Belanda. Lapangan tempat dibangunnya monumen ini disebut lapangan Niti Mandala atau lapangan Puputan Renon atau sering disebut masyarakat sebagai lapangan Renon. Dinamakan Bajra Sandhi karena bentuk monumen menyerupai bajra (genta). Bajra sering digunakan oleh pendeta saat memimpin upacara agama Hindu.

  

Lapangan Renon sering dipakai masyarakat untuk berolahraga karena terdapat beberapa sarana olahraga yang cukup lengkap seperti jogging track dan lapangan sepak bola. Pada sore hari dan saat akhir pekan banyak masyarakat datang kesini untuk sekedar menghabiskan akhir pekan atau berkumpul bersama keluarga. Pada saat kami datang ke Renon, sedang diadakan lomba oleh sebuah sekolah menengah di Denpasar. Selain itu lapangan Renon sering dijadikan tempat upacara bendera tingkat provinsi Bali.

Bangunan bersejarah ini mulai dibangun pada tahun 1988. Arsitektur monumen dirancang oleh Ida Bagus Yadnya. Monumen ini dibangun selama tiga belas tahun dan selesai tahun 2001. Diresmikan pada tahun 2003, monumen Bajra Sandhi baru dibuka untuk umum  tahun 2004. Letak monumen ini terletak di depan kantor gubernur Bali dan di depan kantor DPRD Provinsi Bali. Bentuk monumen ini terinspirasi dari cerita Hindu gunung Giri Mandara dan Tirta Amertha atau air suci kehidupan.

  

Cukup membayar Rp 2.000,- saya sudah bisa masuk ke gedung monumen. Pelataran paling luar disebut Nista Mandala. Kemudian ada tangga naik menuju bangunan utama. Ada 17 anak tangga menuju bangunan utama  melambangkan tanggal proklamasi kemerdekaan. Bangunan pertama yang saya temui adalah Utama Mandala di lantai dasar. Isinya adalah ruang informasi, administrasi, perpustakaan, rapat, dan ruang pameran yang menampilkan foto-foto pahlawan dan peristiwa bersejarah di Bali. Saya terharu melihat foto-foto kekejaman perang rakyat Bali melawan Belanda. Sangat dramatis dan emosional.

  

 

Di dekat ruang Utama Mandala di lantai dasar, terdapat kolam ikan yang dikelilingi oleh delapan pilar. Pilar-pilar melambangkan bulan Agustus 1945. Dari lantai dasar terdapat tangga menuju ruang Madya Mandala. Di ruang Madya Mandala dipamerkan keris-keris yang pernah dipakai zaman perjuangan dan ditampilkan 33 mini diorama sejarah Bali mulai dari zaman prasejarah sampai masa kemerdekaan. Sangat menarik menyaksikan potongan sejarah yang ditampilkan dalam diorama. Sangat artistik dan mirip seolah-olah saya kembali ke masa lalu. Namun, nama-nama yang dijelaskan dalam diorama banyak yang saya tidak ketahui karena tidak diajarkan saat saya sekolah dulu. Sangat asing mendengarnya.

  

  

Selepas melihat-lihat diorama, kami berjalan melewati tangga melingkar menuju ke puncak menara. Tinggi menara 45 meter melambangkan tahun kemerdekaan Indonesia 1945. Oya, perempuan yang sedang datang bulan dilarang naik ke menara. Dari ketinggian nampak pemandangan lapangan Renon 360 derajat. Indah sekali. Kelihatan juga pemandangan sebagian kota Denpasar.

 

Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Monumen Bajra Sandhi)
Jl. Raya Puputan Niti Mandala – Denpasar
Buka :
Senin-Jumat : 08.00-17.00 WITA
Sabtu – Minggu: 09.30 – 17.00
Hari libur nasional dan cuti bersama tutup
Tiket :
Dewasa Rp 2.000,-
Anak : RP 1.000,-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s