Museum Negeri Jambi

Hampir setiap provinsi memiliki sekurang-kurangnya sebuah museum daerah. Museum daerah menggambarkan  potensi daerah, keanekaragaman budaya, sejarah dan kearifan lokal suatu daerah. Museum selalu saja berhasil menggelitik keingintahuan saya sebagai pecinta benda seni dan pecinta sejarah untuk datang dan mengunjungi museum. Saya berasa lebih pintar sehabis keluar dari museum. Suer. 😀 Saya termasuk tipe orang yang cuek dengan cap yang diberikan orang-orang tentang museum. Bagi saya museum bukanlah gudang penyimpanan barang kuno. Museum adalah tempat untuk belajar dari pengalaman berharga orang-orang di zaman dulu dan sebagai tempat berisi harta karun peninggalan bangsa.

Museum di Jambi ada dua; museum perjuangan dan museum negeri Jambi. Museum perjuangan menyajikan sejarah perjuangan masa penjajahan di Jambi. Sedangkan museum negeri Jambi menyajikan hasil seni budaya, potensi alam dan sejarah Jambi dari zaman purbakala. Sayangnya waktu saya berkunjung ke museum negeri Jambi, di sana sedang dilakukan renovasi sehingga saya tidak bisa melihat semua koleksi museum.

Koleksi andalan museum negeri Jambi adalah pelaminan bangsawan Jambi, perkakas-perkakas milik Suku Anak Dalam, koleksi arca dari candi Muaro Jambi, uang-uang kuno zaman penjajahan Belanda di Jambi dan masih banyak lagi.

Harimau Sumatera yang telah diawetkan
Keluarga suku Anak Dalam, suku yang memilih untuk mengasingkan diri dari kehidupan modern
Pakaian adat suku Kerinci. Suku yang memiliki budaya mirip dengan suku Minangkabau.

 

 

Iklan

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s