Sebuah catatan dari Negeri Singa : Bag. 2

Singapura, 16 Agustus 2009 : Ini baru liburan !

Sekitar jam 6 pagi saya bangun. Saya jalan ke arah resepsionis. Coba ngelihat ke luar jendela hotel, jalanan di North Bridge Road udah ramai. Mall Bugis Junction di depan hotel belum buka. Anak2 dan karyawan nunggu bus di halte.

Habis itu saya mandi. Oya, di kamar mandi nggak ada bak mandi + gayung. Cuma ada shower di atas + pemanas air. Toiletnya bukan model toilet jongkok, tapi kloset duduk. Gak ada ember buat naruh air. Cuma ada tempat buat naruh tisu basah. Nggak apalah, saya harus beradaptasi.

Saya sarapan di ruang makan deket dapur . Disitulah tiap pagi seluruh penghuni hotel ngobrol. Dimulai dari perkenalan, lanjut ngobrolin perjalanan kemaren, tentang rencana jalan2 hari ini. Dari tempat itu suasana kekeluargaan antar sesama backpacker terjalin. Di situ disediain sarapan gratis sekedarnya. Roti, selai,teh, kopi. Saya makan roti bakar ma secangkir teh. Lumayanlah buat mengganjal perut.

Waktu sarapan, ada Kazu ma William. Terus ikutan gabung seorang ibu-ibu muda. Namanya Adriana dari Romania. Dia backpacking ke Singapura bareng suaminya. Ada lagi beberapa orang Jepang. Terus gabung seorang Indonesia, Wira, karyawan sebuah perusahaan swasta di Jakarta. Wira terburu2 sarapan karena dia mau cabut ke Malaysia.

Sarapan pagi di hostel 🙂

Habis mengisi perut,cuci gelas dan piring sendiri, saya online facebook. Memang di hotel itu disediakan 3 PC buat internet gratis. Dari jam 8 sampe 1 malem. Tapi karena yg ngantri banyak, tiap orang cuma dikasih waktu 20 menit buat online. Harus toleran ma penghuni yang lain. Kelar ngupdate status facebook, saya kirim komen ke temen2 di Indonesia.

Pagi ini rencana kami mau ke Sentosa, pulau resor di selatan Singapura, lalu menyusuri Sungai Singapura, foto2 di patung Merlion yang tersohor itu, terus window shopping di Orchard Road ^_^
Dengan ransel di pungggung, peta di tangan, saya tunggu kak Lila dan Ayu di halte bus dekat hotel tempat saya nginap. Agak lama mereka baru datang. Perjalanan dimulai dengan naik bus jurusan Vivo City. Tentu saja bayarnya pake ez link. Sepanjang jalan, kami menikmati suasana kota Singapura yang modern dan bersih. Gedung-gedung cantik peninggalan kolonial Insggris, taman-taman yg tertata rapi. Tak lama kemudian, kami turun di Vivo City, mall terbaru di Singapura dengan air mancurnya yg menawan.

Air Mancur di VivoCity

Dari lantai 3 Vivo City, kami naik monorel menuju Pulau Sentosa. Dengan ongkos sekitar SG 3 $, itu termasuk tiket pulang-pergi ke Pulau Sentosa, serta gratis naik Sentosa Private Bus. Murah kan. Turun di Imbiah Lookout Station, kami menuju ke Merlion. Ada tiga buah patung Merlion di Singapura dan yang ada di Pulau Sentosa adalah yg terbesar. Tingginya 37 meter. Merlion yang lainnya di Marina Bay dan yg lebih kecil di belakang Merlion di Marina Bay.

Puas foto2, kami beranjak ke Images of Singapore. Kak Lila dan kak Ayu nggak ikut masuk. Saya sendiri yang masuk ke museum itu. Museum berisi patung-patung diorama yg menceritakan sejarah dan budaya Singapura. Ada tiga ras di Singapura yang menonjol, yaitu : China, Melayu, India / Tamil.

Selanjutnya, kami ke Pantai Palawan, pantai pasir putih di sebelah Dolphin Lagoon. Dari pantai ke Imbiah Lookout kami naik Sentosa Private Bus. Gratis. Puas foto2, kami balik ke pulau Singapura naik bus.

Saatnya makan siang. Pengen nyobain Nasi Briyani yang terkenal itu. Kami makan di sebuah kedai masakan India di Seah Lim, dekat Harbour Front. Dengan porsi yang teramat besar, ditemani pededum (kerupuk beras) dan teh tarik. Itu cukup membuat perut kekenyangan. Buat makan dan minum, kami masing2 keluar duit 5 dollar.

Nasi Briyani khas India

Target selanjutnya adalah Merlion. Patung ikan berkepala Singa yg menjadi landmark Singapura. Untuk kesana, naik MRT ke Raffles Place. Dari Raffles Place, istirahat sejenak sambil melihat gedung-gedung tinggi di seputaran situ. Saya takjub akan keindahan Sungai Singapura. Dengan air sungai yang bersih, dihiasi dengn latar belakang gedung2 berarsitektur Victoria, restoran terbuka di pinggir sungai. Sungguh tempat yg sempurna buat mengabadikan gambar.

Kami berjalan menyusuri tepian sungai Singapura dan setelah agak lama. Sampailah di Esplanade Drive. Dengan menyeberang jalan. Sampai juga kami di Merlion Park, lokasi dibangunnya patung Merlion. Ramai orang berkumpul disitu. Rasanya kurang lengkap jalan2 ke Negeri Singa kalo nggak foto di dekat Merlion. Puas rasanya bisa foto2 Merlion, Cube ( anak Merlion ), Esplanade ( gedung tetarer berbentuk mata serangga / durian), lalu foto dgn latar Singapore Flyer ( wahana bianglala tertinggi di dunia ).

Patung Singa-Ikan di Merlion Park

Kami naik MRT lagi ke Orchard Road. Wew… MRT penuh sesak. Banyak orang yang hari itu pengen ke Orchard. Maklum, hari Minggu sih. Ternyata bener, kalo hari Minggu Orchard penuh ma pejalan kaki. Gak ada yg kami lakuin di Orchard. Ya..sekedar jalan2, window shopping, ngeliat tante-tante tajir yang sambil repot menjinjing tas ^_^ hahaha.. banyak jug ague liat TKI pada bergerombol. Disini emang pusatnya toko2 yang menjual barang-barang fashion bermerk hasil karya perancang kelas dunia. Gucci, Prada, Giorgio Armani, Dolce Gabana, dll. Tiap gedung biasanya satu brand.

Capek dan pegel banget jalan di Orchard. Kami masuk ke Singapore Visitors Centre, niatnya sih cuma pengen minta peta Singapura. Tapi ternyata disitu disediain mesin pijat refleksi kaki gratis. Pucuk dicinta ulam tiba. Saya pengen nyobain. Lumayan juga, ilang pegel2 di kaki gara-gara window shopping di Orchard.

Ilang capek, saatnya kami beli oleh-oleh buat temen2 di Indonesia. Tempat yang kami tuju adalah Bugis Street. Pasar tradisional di kawasan Bugis Village. Cukup murah juga. Gantungan kunci Merlion 20 biji dijual seharga SG 10 $. Puas belanja, saya balik ke hotel di North Bridge Road sendirian. Kak Ayu dan kak Lila balik ke Tampines. Capek euy..saatnya mandi dan istirahat bentar.
Malamnya, sebelum tidur, saya makan Murtabak bikinan orang India asli di dekat Masjid Sultan. Mak nyuss :-q

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s